Gentra News NTT – Belu, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY yang dipimpin Mayor Inf Trijuang Danarjati, S.A.P. (Dansatgas) gencar melaksanakan aksi tanam pohon di perbatasan RI-RDTL tepatnya di Desa Baudaok Kec. Lasiolat, Rabu (3/1/2024)
Satgas Yonif 742/SWY (Pos Mahen) Jajaran Kipam I berkolaborasi bersama Himpunan Mahasiswa Lasiolat (Hipmala) Kupang melaksanakan kegiatan Bakti Sosial penanaman 250 pohon campuran yakni Pohon Mahoni dan Pohon Trembesi. Pohon-pohon tersebut ditanam di daerah yang rawan longsor, tujuannya untuk mencegah tanah longsor dan banjir di Desa Baudaok Kec. Lasiolat.
Kegiatan tanam pohon merupakan peran serta Satgas Yonif 742/SWY dan para Mahasiswa untuk menjaga lingkungan dan alam serta menjaga kelestarian hewan dan tumbuhan disekitar perbatasan RI-RDTL. Kegiatan tanam pohon ini dilakukan bersama pemerintah desa setempat dengan Tema “Mengabdi dengan Aksi dan Bergerak dengan Hati”.
Bahwa rekan-rekan mahasiswa memiliki komitmen yang sama dengan Satgas Yonif 742/SWY yang selalu memberikan edukasi dan dorongan kepada warga untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hijau melalui aksi tanam pohon. Disisi lain Pos Mahen menghimbau kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta tidak melakukan penebangan pohon secara ilegal mengingat pohon merupakan paru-paru dunia. Ungkap Letda Inf Husnul Rozami (Danpos Mahen)
Kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif 742/SWY dan Para Mahasiswa yang sudah melakukan aksi tanam pohon di desa kami, saya selaku kepala desa menghimbau agar kita sama-sama menjaga lingkungan dan alam kita dari bencana longsor. Tutur . Bapak Leonardus Bele Bau (Kepala Desa Baudaok).
Rossa
No comments yet.