Gentra News NTT – SIKKA, Akibat dari tetap adanya penyebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Merapi Lewotobi (Flotim), yang mengakibatkan masyarakat dari Kec. Wulanggitang dan Kec. Flores Timur, Kab. Flotim mengungsi secara mandiri ke Wilayah Kec. Talibura, Kab. Sikka.
Koptu Hendrikus Boliwerang Babinsa Koramil 02/Talibura dampingi Pemkab Sikka dan Yayasan Bollen dalam menyalurkan bantuan berupa Spon/kasur, Pakaian Bayi dan anak – anak, Handuk, Sarung/selimut, Beras 50 Kg : 5 karung, Aqua: 8 Dos, Sari Mie: 12 Dos serta Pakaian untuk ibu – ibu, kepada 45 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 188 jiwa pengungsi. Kamis (04-01-2023).
Penyaluran bantuan tersebut diadakan di 3 tempat pengungsian, yaitu di Desa Hikong,
Desa Kringa, dan Desa Timutawa berjalan lancar dan penuh haru.
Babinsa Koptu Hendrik menghimbau kepada warga pengungsian serta masyarakat sekitar agar tetap menggunakan masker dan jaket saat keluar rumah serta selalu dalam keadaan tenang dan senantiasa mengikuti arahan dari aparat setempat serta tidak mudah mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
Perlu diketahui bahwa Masyarakat Pengungsi dari Kab. Flotim, menyampaikan ucapan terima kasih Kepada Pemda Sikka dan Para pihak yang telah melihat dan memberikan bantuan kepada kami tanpa memandang kami masyarakat dari Kab. Flotim
Hadir dalam kegiatan tersebut,
Kepala Penanggulangan Bencana Kab. Sikka Drs. Kensisus Disimus, bersama Anggota BNPB Kab. Sikka, Camat Talibura Lasarus Gunter S.Fil, bersama staf, Kapus Boganatar Mariya Yukensi Pogon,
Ka Sub Sektor Nebe Aiptu Sadrayanto, Kanit Intelkam Polsek Waigete Aipda Deniselsius Ano,
Ibu Maria Magdalena ( Yayasan Bollen Flores – Maumere
Pj. Kepala Desa Kringa Wahyu,
Pj. Kades Hikong Gergorius Gate, Kepala Desa Timutawa Bernardua Bulan Terang.
(PENDIM 1603/SIKKA)
No comments yet.