Gentra News NTT – Malaka, NTT – Dalam rangka mencegah Stunting Mayor Inf Trijuang Danarjati, S.A.P., (Dansatgas) Perintahkan Letda Ckm dr. Iwan Petrus Tampubolon selaku Dokter Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY untuk memberikan sosialisasi tentang Stunting kepada Para Danpos dan Takes Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur jajaran Kipam III. Senin (8/1/2024)
Jajaran Kipam III memiliki program anak asuh Stunting yaitu pemberian makanan dengan asupan protein tinggi dan bergizi kepada beberapa anak perbatasan yang mengalami Stunting, program pemberian makanan ini dicanangkan oleh Dansatgas tujuannya untuk mengatasi permasalahan Stunting yang dialami oleh anak-anak sekitar perbatasan RI-RDTL Sektor Timur, harapannya warga perbatasan bisa terbebas dari Stunting.
Diakhir kegiatan Sosialisasi, Dokter Satgas berkolaborasi dengan Puskesmas Alas dan Puskesmas Laktutus meninjau langsung perkembangan anak asuh Stunting yang beberapa minggu ini telah diberikan perhatian khusus melalui pemberian makananan yang bergizi dan berprotein tinggi oleh Pos Fatuha, Pos Ailala, Pos Laktutus, Pos Lokeou dan Pos Nananoe. Dari hasil pengecekan tinggi badan menurut usia anak tersebut, terdapat beberapa anak yang ada peluang besar untuk sembuh dari Stunting terutama pada anak yang belum menginjak usia di atas 2 tahun. Ungkap Letda Ckm dr. Iwan (Dokter Satgas)
Lanjutnya- Program anak asuh Stunting yang dicanangkan oleh Dansatgas akan terus berlanjut, guna mendukung keberhasilan program Dansatgas tersebut, sehingga saya selaku dokter satgas terjun langsung untuk memberikan Sosialisasi kepada pos jajaran Kipam, agar dalam penanganan Stunting tepat sasaran dan setiap anak mendapatkan pertumbuhan yang optimal. Dalam penanganan Stunting di perbatasan kami tetap berkolaborasi dengan Puskesmas setempat. Ungkapnya
rossa
No comments yet.