gentra • Jan 23 2024 • 22 Dilihat
Gentra News NTB – Bima – Rumput laut memegang peranan penting bagi sektor kelautan dan perikanan dalam perputaran ekonomi masyarakat. Seperti di desa oi niu desa panda kec Palibelo, Koramil 1608-04/woha berupaya untuk meningkatkan kualitas Budi daya rumput laut dengan pembibitan rumput laut di pesisir pantai oi niu, bekerja sama dengan masyarakat setempat.
Pelda Safrudin selaku Danpos Belo beserta anggota Koramil 04/woha dan masyarakat akan mencoba melakukan pembibitan rumput laut dengan cara mengikat bibit rumput laut secara berjajar di permukaan air laut menggunakan tali.
Adapun jenis rumput laut yang dibudidayakan sebagian besar adalah Eucheuma cottonii karena harganya tergolong tinggi.
Saat ini, penjualan rumput laut masih mengandalkan pengepul untuk kemudian disalurkan di antaranya ke pulau Jawa.
Pelda Safrudin menambahkan bahwa rumput laut cottonii umumnya dibudidayakan menggunakan metode rakit apung atau disebut sebagai “ancak”. Rakit dipilih karena dianggap paling sesuai dengan kondisi dasar perairan yang berbatu dan berlumpur. Dengan menggunakan rakit, lokasi budidaya juga dapat disesuaikan dengan pasang surut air laut. Ketika pasang, rakit akan diposisikan dekat ke darat, namun saat surut ditarik jauh mengikuti dalamnya laut. Cara ini dilakukan untuk menjaga agar rakit tidak terbawa gelombang besar yang dapat menimbulkan kerugian.
Untuk memindah-mindahkan rakit, pembudidaya kerap membutuhkan tenaga tambahan baik dari sesama anggota ataupun kelompok masyarakat. Rakit sendiri berbentuk persegi panjang dan dibuat dari tali dengan ukuran panjang lebar 9 m x 10 m. Bagian dalamnya dibagi lagi menjadi 4 bagian, lalu setiap sudutnya diikat kuat menggunakan tali nilon. Kemudian rakit diberi jangkar atau pemberat agar tidak terbawa arus.
Pada bambu itulah disematkan tali ris yang berisi ikatan-ikatan bibit rumput laut. Jumlah ris dapat mencapai 80 ris dengan total bibit sekitar 200 kg atau 2 kuintal. Dalam kurun waktu 32 hari pemeliharaan, rumput laut siap dipanen.
“Satu pembudidaya minimal harus mempunyai 4 ancak, ada yang sampai 25. Kalau panen bagus 1 ancak bisa menghasilkan 3 kali lipat, yaitu sebanyak 600 kg atau 6 kuintal,” ujar Pelda Safrudin.
Artinya, dalam sekali panen, pembudidaya dengan kepemilikan minimal 4 ancak dapat meraup omzet belasan juta rupiah, jumlah yang tidak sedikit dan menjanjikan untuk menunjang kehidupan. Tingginya potensi budidaya rumput laut dapat berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Koramil 1608-04/woha berupaya membantu dan meningkatkan budidaya rumput laut masyarakat dusun oi niu desa panda kecamatan Palibelo, kabupaten Bima, provinsi NTB dengan mendatangkan petani ahli rumput laut agar masyarakat dapat mengembangkan budidaya rumput laut dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa panda, dusun oi niu, kecamatan palibelo, provinsi NTB. (Pen 04).
NTT-Kefamenanu., Program Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 1618/TTU ke-127 Tahun Anggara...
NTT-Kefamenanu., Komando Distrik Militer (Kodim) 1618/TTU kembali menegaskan perannya sebagai garda ...
NTT-Kefamenanu, Senin 02/02/2026., Kodim 1618/TTU kembali menegaskan komitmennya untuk senantiasa ha...
NTT-Kefamenanu., Bertempat di lokasi Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2...
NTT-Kefamenanu., Sebagai bagian dari upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, pembangunan Ko...
Donggo, 21 Januari 2026 – Babinsa Koramil 1608-05/Donggo menggelar kegiatan teritorial patroli dan...
Gentra News Bali – Bertempat di TPS 002 yang berlokasi di Gedung Serbaguna Banjar Penebel Kaja, Desa/Kecamatan Penebel, Kab. Tabanan Polre...
Gentra News Bali – Bangli – Bali, Guna menjaga hubungan dan Komunikasi yang baik dengan masyarakat di wilayah binaan Danramil 03/Tem...
NTT-KUPANG, – Babinsa Kelurahan Nunleu Koramil 1604-01/Kupang, Peltu Surahman, bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait potens...
Sumbawa Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Babinsa Koramil 1628-05/Jereweh Kodim 1628/Sumbawa Barat,...
Tabanan — Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan upacara keagamaan, Babinsa Desa Wongaya Gede Koramil 1619-08/Penebel Serka ...

No comments yet.