gentra • Jan 27 2024 • 121 Dilihat
Gentra News NTB – Lombok Timur – Pasca ditandatanganinya Momorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepakatan antara Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dengan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto pada 4 Desember 2023 tentang Dukungan Pelaksanaan Pembangunan Pertanian, TNI khususnya jajaran TNI AD langsung melakukan pendampingan sesuai dengan instruksi dan program ketahanan pangan.
Demikian diungkapkan Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro di Makodim jalan Prof. M. Yamin Selong, Jumat (26/1/2024).
Dijelaskannya, penandatanganan MoU tersebut sebagai wujud komitmen TNI untuk mendukung peningkatan produksi pertanian dan berswasembada pangan. “Alhamdulillah ini sudah kami lakukan khususnya melalui para Bintara Pembina Desa yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan,” ungkap Bayu Sigit.
Dalam pelaksanaannya di lapangan, para Babinsa akan bekerjasama dengan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk membantu para petani agar lebih maksimal dalam pengelolaan lahannya sehingga hasilnya juga akan lebih maksimal.
Hari ini, dibeberapa kelompok tani Babinsa terjun langsung untuk melakukan pendampingan terhadap para petani dan juga ada yang memantau langsung pendistribusian dan penyaluran pupuk bersubsidi hingga ke petani.
Pemantauan pendistribusian pupuk bersubisidi ini harus dilakukan secara bersama-sama khususnya oleh Dinas Pertanian yang memiliki leading sektor dibantu oleh aparat terkait agar betul-betul dapat disalurkan kepada petani yang memang berhak menerimanya.
Lebih lanjut Bayu Sigit mengatakan selain ada MoU tadi, Pemerintah Daerah sendiri juga membentuk Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) yang anggotanya merupakan gabungan dari beberapa instansi termasuk Kodim dan Polres untuk membantu Pemda dalam mengawasi peredaran pupuk dan pestisida khususnya di wilayah Kabupaten Lombok Timur.
Selain itu, Mantan Danyonif 742/SWY itu juga mengingatkan masyarakat agar menyiaplan pupuk organik sebagai pengganti atau cadangan apabila kekuragan pupuk bersubsidi dari pemerintah.
“Salah satu upaya untuk mengatasi kekurangan pupuk jika pupuk bersubsidi kurang maka bisa memanfaatkan pupuk organik sebagai solusinya,” tutupnya.
Pembantu Letnan Satu (Peltu) Rusman seorang Babinsa Labuhan Pandan Koramil 1615-03/Sambelia yang ikut melakukan pendampingan penyaluran pupuk bersubsidi di desa binaanya menyebutkan pupuk bersubsidi yang disalurkan di beberapa kelompok tani di desa binaannya dilakukan dalam dua tahap pada musim tanam saat ini dengan jatah per hektar bervariasi tergantung pengajuan rencana definitif kebutuhan kelompoktani (RDKK).
rossa
Utan, Sumbawa — Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga kondusifitas ...
NTT-TTU., Komandan Kodim 1618/TTU, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto S.E., turun langsung meninjau ...
Sumbawa_NTB– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Persit Kartika Chandra Kirana Tahun ...
Sumbawa Besar – Komandan Kodim 1607/Sumbawa, Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T. menghadiri Upa...
NTT-TTU., Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam progres pembanguna...
Manggarai Barat, 17 Maret 2026 — Komando Distrik Militer (Kodim) 1630/Manggarai Barat melaksanakan...

Gentra News Bali-Polda Bali, Polres Bangli, Polsek Bangli, –Sebagai petugas Polri yang selalu berada ditengah-tengah Masyarakat dalam rang...
Ende – Ibadah Jalan Salib dalam rangka Perayaan Paskah Tahun 2026 di Gereja Katedral Kristus Raja, Kelurahan Potulando, Kecamatan Ende Tengah,...
Bima _ Pada Kamis, 23 April 2026 Babinsa Desa Wilamaci, Serka Khairil, melaksanakan pengawasan dan pendampingan pembagian Bantuan Langsung Tunai...
Sumbawa Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban wilayah binaan, Babinsa Desa Belo Koramil 1628-05/Jereweh Kodim 1628/Sumbawa Bara...
Bima _ Pada Minggu, 3 Mei 2026, Anggota Koramil 1608-03/Sape, Serka Khaerudin, melaksanakan kegiatan melayat dan memantau situasi setelah pemaka...

No comments yet.