Gentra News NTT – SIKKA, Komando Distrik Militer 1603/Sikka melaksanakan apel gelar pasukan secara serentak dalam rangka kesiapan TNI pada pengaman Pemilu tahun 2024 secara virtual yang berlangsung di Lapangan Makodim 1603/Sikka Jln. Jendral Sudirman no 1 kel. Waioti Kec. Alok Timur Kab. Sikka , Kamis (1/2/2024).
Apel gelar pasukan secara serentak dalam rangka kesiapan TNI pada pengaman Pemilu tahun 2024 dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 1603/Sikka Letkol Czi Setawan Nur Prakoso Utomo S.I.P dan Danpos AU Letda Wismoyo, S.Tr.Rad. sebagai Komandan Apel.
Apel gelar pasukan ini diikuti oleh seluruh prajurit TNI dari Kodim 1603/Sikka Serta 1 SST Anggota Lanal Maumere berjumlah 21 Orang.
Dandim 1603/Sikka Letkol Czi Setawan Nur Prakoso Utomo S.I.P saat membacakan amanat Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Harfendi, S.I.P., M.Sc. menyampaikan Pemilu bukan sekedar edukasi demokrasi, tetapi juga merupakan sarana integrasi bangsa, yang harus dikawal penyelenggaraannya sebagai perekat persatuan.
Disampaikan bahwa kesuksesan penyelenggaraan Pemilu mutlak menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa khususnya TNI sebagai aparat negara, jaminan Pemilu berjalan dengan aman, damai dan lancar harus dapat terimplementasi secara nyata.
Terkait hal tersebut, guna mengantisipasi terjaminnya kondusifitas di wilayah Kodam IX/Udayana, Pangdam memerintahkan agar masing-masing satuan menyiapkan 1 SST lengkap dengan perlengkapan PHH bagi yang memiliki dan 1 SST tanpa perlengkapan PHH bagi Satuan yang belum memiliki yang siap untuk dioperasionalkan”
“Berikan bekal dan latihan kemampuan sesuai prosedur yang berlaku di lingkungan TNI. Optimalkan peran unsur Penerangan Satuan untuk aktif mempublikasikan kegiatan positif yang telah dilakukan masing-masing satuan dalam rangka counter opini terhadap upaya mendeskreditkan eksistensi TNI, Edukasi masyarakat dengan memanfaatkan media massa, maupun media digital secara tepat guna, efektif, efisien, dan up to date” ucap Pangdam.
Mengakhiri amanatnya, Pangdam tekankan bahwa peran aktif seluruh jajaran sangat dibutuhkan dalam mengawal dan menjaga jalannya proses Pemilu serentak dengan meningkatkan kewaspadaan serta lebih peka terhadap perkembangan situasi yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.
Selain itu ditekankan juga untuk mengedepankan prinsip netralitas dan senantiasa menggaungkan Pemilu damai. Jaga nama baik atau citra TNI dalam sikap maupun perilaku di kehidupan bermasyarakat serta tunjukan sikap TNI manunggal dengan rakyat yang kehadirannya menjadi solusi bagi rakyat.
“Tingkatkan sinergitas dengan seluruh Stakeholder terkait, serta komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing. Bangun komunikasi sosial yang harmonis dalam berinteraksi, ciptakan ikatan emosional yang kuat dengan rakyat sebagai ibu kandung TNI. TNI harus tetap menjadi alat negara yang profesional, netral serta tetap fokus pada tugas pokoknya, yaitu menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan segenap bangsa serta tumpah darah Indonesia” tandas Pangdam.
(PENDIM 1603/SIKKA)
No comments yet.