Sukasada, 20 Januari 2026 —
Dalam rangka memperkuat sinergi dan menjaga kondusivitas wilayah binaan, Danramil 1609-05/Sukasada Kapten Inf I Nyoman Arya Kepakisan melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Perbekel dan Penghulu Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.
Kegiatan Komsos tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 20 Januari 2026, pukul 09.00 Wita hingga 12.30 Wita, bertempat di Dusun Barat, Jalan Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.
Dalam pertemuan tersebut, Danramil 1609-05/Sukasada berkoordinasi langsung dengan Perbekel Desa Pegayaman Bapak Asyghor Ali serta Penghulu Desa Pegayaman. Komsos ini membahas permasalahan yang dihadapi warga terkait pembangunan Shortcut pada titik 9 dan 10 yang melintasi lahan milik warga di wilayah Banjar Dinas Kubu Tembara, Desa Pegayaman.
Danramil menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 14 orang warga Banjar Dinas Kubu Tembara yang menuntut hak ganti rugi atas lahan dan tanaman pohon yang terdampak pembangunan shortcut. Permasalahan ganti rugi tersebut belum diselesaikan oleh pihak PUPR, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat apabila tidak segera mendapat kejelasan.
Melalui kegiatan Komsos ini, Danramil 1609-05/Sukasada menekankan pentingnya komunikasi, koordinasi, dan musyawarah antara pemerintah desa, instansi terkait, dan masyarakat agar permasalahan yang ada dapat diselesaikan dengan baik, adil, dan tidak berkembang menjadi konflik sosial. Danramil juga mengimbau seluruh pihak untuk tetap menahan diri serta bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Desa Pegayaman.
Sementara itu, Perbekel dan Penghulu Desa Pegayaman menyampaikan harapan agar permasalahan antara warga Banjar Dinas Kubu Tembara dengan pihak PUPR terkait pembangunan shortcut dapat segera diselesaikan secara tuntas. Mereka juga menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan TNI dan aparat terkait guna menjaga stabilitas wilayah agar tetap aman dan kondusif.
Kegiatan Komsos ini merupakan wujud nyata peran aktif aparat teritorial TNI AD dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat, sekaligus sebagai langkah preventif untuk menciptakan suasana yang sejuk, aman, dan kondusif di wilayah binaan.
No comments yet.