GEROKGAK – Komitmen Pemerintah Desa Musi dalam mewujudkan wilayah bebas rabies kembali ditegaskan melalui aksi nyata di lapangan. Pada Rabu pagi (21/01/2026), suasana di Balai Kelompok Labasari, Banjar Dinas Madan, Desa Musi, tampak lebih sibuk dari biasanya. Puluhan warga terlihat antusias membawa hewan peliharaan mereka untuk mendapatkan proteksi kesehatan secara cuma-cuma.
Kegiatan vaksinasi rabies gratis ini merupakan agenda terjadwal yang dipimpin langsung oleh petugas medis veteriner, drh. IB. Putu Semaraputra. Kehadiran tenaga ahli ini memastikan setiap hewan mendapatkan dosis yang tepat sesuai prosedur medis yang berlaku.
Guna memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan, Babinsa Desa Musi, Serma Putu Merta, turun langsung melakukan pendampingan. Tidak hanya sekadar memantau, Serma Putu Merta juga aktif membantu menenangkan hewan peliharaan serta memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya vaksinasi rutin.
Turut hadir mendampingi di lokasi, Kepala Banjar Dinas (KBD) Madan, Wayan Tarikadnyana, yang mengapresiasi kesadaran warganya dalam menjaga kesehatan lingkungan melalui kepemilikan hewan yang bertanggung jawab.
Dalam giat yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut, Tim Siaga Rabies (Tisira) telah menyiapkan stok vaksin yang cukup melimpah untuk menjangkau populasi hewan penular rabies (HPR) di wilayah Banjar Madan.
“Kami telah menyiapkan sedikitnya 100 dosis vaksin (10 vial) untuk memastikan tidak ada hewan peliharaan warga yang terlewatkan. Langkah preventif ini jauh lebih efektif dan efisien daripada penanganan pasca-kasus,” ujar drh. IB. Putu Semaraputra di sela-sela kegiatannya.
Berdasarkan data hingga akhir kegiatan, tercatat sebanyak 50 ekor hewan berhasil divaksinasi dengan rincian sebagai berikut:
– Anjing 38 Ekor
– Kucing 10 Ekor
– Monyet 2 Ekor
Serma Putu Merta menegaskan bahwa peran Babinsa dalam kegiatan ini adalah bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam aspek kesehatan masyarakat veteriner.
“Rabies adalah ancaman nyata yang harus kita lawan bersama. Saya mengimbau kepada seluruh warga Desa Musi, khususnya di Banjar Dinas Madan, agar tidak ragu membawa hewannya untuk divaksin. Jangan menunggu ada kasus baru bertindak. Mari kita jaga desa kita agar tetap aman dan nyaman,” tegas Serma Putu Merta.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan aman hingga selesai. Kesadaran masyarakat yang tinggi diharapkan mampu memutus rantai penyebaran virus rabies di Kecamatan Gerokgak, khususnya di Desa Musi, menuju target Bali Bebas Rabies.
No comments yet.