Klungkung,- Bencana tanah longsor yang melanda area Pura Ulun Danu, Banjar Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung yang mengakibatkan tembok pembatas pura jebol dan beberapa bangunan pura tertimbun tanah mendapat perhatian khusus dari Danramil 1610-04/Nusa Penida.
Perhatian tersebut terlihat jelas saat Danramil 1610-04/Nusa Penida Mayor Inf Suparno Hadi turun langsung ke lokasi kejadian didampingi anggota Koramil 1610-04/Nusa Penida dan Pos AL Nusa Penida, Keliang Adat Banjar Penida serta masyarakat Banjar Penida , Rabu ( 21/01/26 ) siang.
Disela peninjauannya, Keliang Adat Banjar Penida, Desa Sakti I Putu Negara menyampaikan dengan kondisi material longsor seperti ini, untuk kegiatan pembersihan di area pura akan menggunakan alat berat, namun sebelumnya akan kita lakukan pemindahan pelinggih pura yang masih bagus ( tersisa ) secara adat, tentunya dengan kesepakatan seluruh warga dan waktu yang akan ditentukan kemudian.
Secepatnya kami akan lakukan koordinasi, agar pelaksanaan penanganan segera dapat direalisasikan. Kami juga memohon bantuan dari pihak TNI dan Polri untuk tindak lanjut penanganan musibah ini,”ujarnya.
Sementara itu, Danramil 1610-04/Nusa Penida Mayor Inf Suparno Hadi menyampaikan bahwa saat menerima informasi terjadinya bencana, dirinya telah mengutus Babinsa Sakti untuk turun ke lokasi.
Siang ini untuk memastikan langsung dampak dari musibah longsor, dirinya sengaja turun langsung sekaligus untuk berkomunikasi dan berkoordinasi terkait tindak lanjut penananganan bencana ini.
Kami pastikan, Koramil Nusa Penida akan siap untuk berkontribusi dan membantu penanganan musibah ini sesuai dengan kesepakatan dari adat di banjar Penida ini,”imbuhnya. ( Pendim 1610/Klungkung ).
No comments yet.