JEMBRANA – Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar tugas formal, melainkan wujud nyata kemanunggalan untuk mendukung kelestarian adat dan budaya. Hal ini ditunjukkan oleh Babinsa Desa Candikusuma, Serka Dewa Budi, yang turun langsung melaksanakan pengamanan upacara keagamaan Dewa Yadnya dalam rangka Karya Piodalan di Pura Desa Adat Candikusuma, Kecamatan Melaya, Selasa (27/01/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menuju puncak karya yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 28 Januari 2026. Dalam pelaksanaannya, Serka Dewa Budi tidak sendirian; ia bersinergi erat dengan Bhabinkamtibmas Aipda I Wayan Sudiarta dan Pecalang Desa Adat setempat untuk memastikan seluruh rangkaian prosesi berjalan khidmat.
“Kehadiran kami di sini untuk memastikan krama desa dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman. Sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Pecalang adalah kunci terjaganya kondusifitas wilayah, terutama dalam kegiatan besar keagamaan seperti ini,” ujar Serka Dewa Budi.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:
• Bendesa Adat Candikusuma beserta perangkat Desa Adat.
• Perbekel Desa Candikusuma.
• Para Mangku Pura Khayangan Tiga Desa Adat Candikusuma.
• Para Kelian Adat serta puluhan warga yang melaksanakan persembahyangan.
Pantauan di lokasi menunjukkan situasi berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Kehadiran personel TNI di tengah-tengah warga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang melaksanakan kewajiban agamanya.
No comments yet.