BUSUNGBIU– Sebagai langkah nyata mitigasi bencana alam dan pelestarian ekosistem, Komando Rayon Militer 1609-07/Busungbiu melaksanakan aksi penanaman bibit pohon di kawasan Hutan Lindung Pemelasan, Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, pada Sabtu (31/01/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Danramil Busungbiu, Kapten Inf Wayan Nada, dengan melibatkan personel Babinsa serta berbagai unsur terkait, mulai dari jajaran DPRD Kabupaten Buleleng, Dinas Lingkungan Hidup, Polri, Pemerintah Kecamatan, hingga komunitas lingkungan.
Sinergi untuk Masa Depan Lingkungan
Sebanyak 60 bibit pohon jenis Pikus (Beringin) ditanam secara serentak di titik-titik strategis hutan lindung. Pemilihan pohon Pikus didasari atas kemampuannya yang luar biasa dalam mengikat air tanah dan menjaga kestabilan struktur tanah dari ancaman longsor.
Dalam sambutannya, Perbekel Sepang, Putu Mahardika, menekankan bahwa hutan Pemelasan adalah sumber kehidupan bagi masyarakat desa. Senada dengan hal tersebut, Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, I Gede Putra Aryana, S.sos., M.AP., mengingatkan pentingnya menanam pohon yang memiliki fungsi konservasi air demi warisan bagi anak cucu di masa depan.
Tujuan Strategis Penanaman
Danramil Busungbiu, Kapten Inf Wayan Nada, menyatakan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud kepedulian aparat teritorial terhadap kelestarian alam di wilayah binaan. Adapun tujuan utama dari aksi ini adalah Konservasi Air, Melindungi sumber mata air dan sungai di wilayah Desa Sepang dan Sepang Kelod dan Mengurangi risiko bencana alam seperti banjir dan tanah longsor di musim penghujan, Meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga hutan tetap hijau.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain
Anggota DPRD Kab. Buleleng Nyoman Somasuarsa, S.H. dan Nyoman Sukarmen, Kapolsek Busungbiu, AKP Wayan Sukrawan, S.AP., M.AP. Sekcam Busungbiu, Putu Edy Sutrisna, S.Kom.
Komunitas Bersih-Bersih Bali, Polhut UPTD KP Bali Utara, serta tokoh adat setempat.
Aksi penghijauan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penanaman, namun berlanjut pada tahap pemeliharaan agar bibit yang ditanam dapat tumbuh maksimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem di Kabupaten Buleleng.
No comments yet.