JEMBRANA – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Penyaringan, Serka Nyoman Agus Mahendra, melaksanakan pendampingan intensif pada kegiatan ubinan padi di wilayah Subak Tibu Beleng, Banjar Yeh Buah, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Selasa (03/02/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Mendoyo ini bertujuan untuk mengukur secara akurat tingkat produktivitas hasil panen padi di wilayah tersebut sebelum masa panen raya tiba.
Hadir dalam kegiatan tersebut petugas BPP Kecamatan Mendoyo, I Putu Rinata beserta tim, PPL Desa Penyaringan, I Gede Edi Setiawan, Kelian Subak Tibu Beleng, I Kade Ariana, serta para petani setempat.
Berdasarkan hasil pengambilan sampel ubinan pada dua lahan petani, didapatkan data sebagai berikut:
• Lahan Nyoman Budiasa (Varietas Inpari 32): Menghasilkan berat kotor ubinan 5,08 Kg dengan estimasi produksi gabah mencapai 7,3 Ton/Ha.
• Lahan Ketut Gunada (Varietas Cibatu 06): Menghasilkan berat kotor ubinan 5,08 Kg dengan estimasi produksi gabah mencapai 7,1 Ton/Ha.
Serka Nyoman Agus Mahendra menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam memastikan kesejahteraan petani. “Kami terus berkoordinasi dengan pihak BPP untuk memastikan para petani mendapatkan pendampingan teknis yang tepat.
Hasil ubinan hari ini menunjukkan angka yang maksimal dan normal, ini kabar baik bagi warga Subak Tibu Beleng,” ujarnya.
Dengan hasil produksi yang melampaui angka 7 ton per hektar, diharapkan wilayah Desa Penyaringan dapat terus menjadi lumbung pangan yang diandalkan di Kabupaten Jembrana.
No comments yet.