*SERIRIT, (07/05/2026)* — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kodim 1609/Buleleng terus berjalan secara bertahap sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng tersebut menjadi salah satu sarana strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Hingga Rabu, progres pembangunan jembatan telah mencapai 23,5 persen.
Pada tahap pekerjaan fisik, sejumlah kegiatan utama terus dilaksanakan di lapangan. Di antaranya pengerjaan penggalian lubang anchor bentangan bawah yang telah mencapai 16 persen, pemasangan batu gunung lantai dasar pilon dan pengecoran sebesar 55 persen, serta pekerjaan pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul sebesar 17,5 persen. Selain itu, pembesian pondasi tiang pylon dan bandul baik tepi dekat maupun tepi jauh telah mencapai 19 persen, disertai pengecoran pondasi yang juga berada pada progres yang sama.
Kegiatan pendukung lainnya turut dilaksanakan guna menunjang kelancaran pembangunan. Proses dropping dan langsir material di tepi dekat telah mencapai 15 persen dengan material yang didatangkan meliputi pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, dan besi. Sementara itu, dropping material di tepi jauh telah mencapai 10 persen. Di samping itu, pemasangan bowplank untuk penggalian pondasi tapak pada tepi dekat dan tepi jauh telah selesai dilaksanakan dengan capaian 100 persen. Adapun panjang bentangan sungai yang menjadi lokasi pembangunan mencapai 50 meter dengan total panjang jembatan 60 meter.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda melibatkan personel TNI AD yang terdiri dari lima personel Koramil dan dua personel Zibang. Kehadiran personel di lapangan terus dioptimalkan untuk memastikan pekerjaan berjalan aman, tertib, dan sesuai target yang telah ditentukan. Titik prisma gugur pembangunan juga telah ditetapkan pada koordinat tepi dekat 8,2209 LS dan 114,9324 BT serta tepi jauh 8,2213 LS dan 114,9328 BT.
Untuk rencana pekerjaan berikutnya, personel di lapangan akan melanjutkan pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi jauh beserta lantai kerja, melaksanakan penggalian lubang anchor, serta melangsir material untuk pondasi tepi jauh. Diharapkan seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar sehingga keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam mendukung aksesibilitas dan pertumbuhan wilayah di Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.
No comments yet.