ANDUGUME, LANNY JAYA– Kepedulian prajurit TNI di daerah penugasan tidak hanya sebatas menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga hadir sebagai solusi nyata atas kesulitan rakyat. Personel Pos TK Andugume, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, dengan sigap memberikan pertolongan medis kepada Yaison Telenggeng, seorang anak dari wilayah Papua Pegunungan yang menderita luka infeksi menahun. Rabu (27/5/2026)
Bocah tersebut diantar oleh ayahnya, Munik Telenggeng. Merespons cepat keluhan warga, Bintara Kesehatan (Bakes) Pos TK Andugume, Sertu Nasrul Wahab, didampingi lima personel pengamanan, langsung melakukan pemeriksaan.
Diketahui, pasien mengalami sakit gigi disertai gusi bengkak dan luka bernanah di bagian kaki yang tak kunjung sembuh selama dua bulan. Personel kesehatan segera membersihkan dan merawat luka tersebut, serta memberikan obat pereda nyeri sesuai prosedur.
Komandan Pos (Danpos) TK Kuyawage, Kapten Inf Aditya Tri Prasetya, S.Tr.(Han)., menyampaikan bahwa tindakan medis ini merupakan wujud nyata bakti TNI di tengah keterbatasan fasilitas umum di daerah penugasan.
”Luka yang tidak kunjung sembuh selama dua bulan ini mencerminkan betapa terbatasnya akses layanan kesehatan bagi saudara-saudara kita di wilayah Andugume. Kami hadir di sini bukan sekadar untuk menjaga keamanan, tetapi untuk menyentuh aspek kemanusiaan, meringankan beban warga, dan memastikan mereka mendapatkan pertolongan yang layak. Respons cepat ini adalah bukti kesiapsiagaan kami hadir untuk rakyat,” tegas Kapten Aditya.
Apresiasi atas langkah cepat jajaran Pos TK Andugume juga disampaikan langsung oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P. Menurutnya, prajurit TNI harus selalu menjadi pengayom dan pelindung masyarakat.
”Tugas kami di Papua Pegunungan adalah menjaga kedaulatan negara, dan kemanusiaan adalah roh dari setiap langkah penugasan tersebut. Pengobatan yang diberikan kepada Yaison adalah bukti pengabdian tanpa batas. Kami berharap kehadiran layanan kesehatan oleh personel Satgas dapat mempererat tali persaudaraan, sekaligus memupuk kepercayaan dan kemanunggalan yang kuat antara TNI dan masyarakat,” ujar Letkol Dedi.
Sebelum meninggalkan pos, personel Bakes juga memberikan edukasi kepada Bapa Munik Telenggeng mengenai cara perawatan luka secara mandiri di rumah dan pengenalan tanda-tanda bahaya yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Yaison dan ayahnya kemudian kembali ke rumah dengan kondisi membaik seraya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas ketulusan dan bantuan para prajurit TNI.
(Pen Satgas 742)
No comments yet.