Bima _ Tepat pukul 20.00 WITA, pergerakan pengamanan wilayah dimulai secara serentak di wilayah Kabupaten Bima. Di Desa Dena, Sertu Abdul Haris langsung menemui kelompok pemuda untuk mengantisipasi aksi balap liar, perkelahian, dan begadang larut malam. Pada saat bersamaan di Desa Ndano, Sertu Fitrah mengimbau warga mematuhi aturan pemerintah terkait larangan hiburan malam yang berpotensi memicu konflik fisik. Edukasi serupa juga gencar dilakukan oleh Serka Ibrahim di Desa Bontokape pada pukul 20.17 WITA guna mengantisipasi aksi pencurian, serta dilanjutkan oleh Serka Syamsuddin di Desa Woro pada pukul 20.40 WITA melalui dialog santai yang mengingatkan para remaja agar menjauhi jeratan narkoba hingga judi online.
Melalui pesan-pesan kamtibmas yang disampaikan secara humanis tersebut, masyarakat diajak untuk menjadi contoh yang baik serta aktif berpartisipasi dalam menjaga ketertiban lingkungan masing-masing. Para Babinsa juga meminta warga untuk tidak ragu segera melaporkan setiap pergerakan yang mencurigakan kepada pemerintah desa maupun aparat keamanan setempat. Berkat komunikasi yang berjalan dua arah dan kesadaran tinggi dari warga binaan, seluruh rangkaian pemantauan situasi di titik-titik rawan tersebut dilaporkan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.
Rangkaian penyisiran, dialog edukatif, dan pengawasan teritorial terpadu di beberapa desa tersebut pada hakikatnya merupakan realisasi dari kegiatan Patroli dan Ronda Malam yang digalakkan oleh jajaran Koramil 1608-02/Bolo pada Rabu, 17 Juni 2026. Inisiatif pengetatan keamanan terpadu ini sengaja dilaksanakan demi mengantisipasi segala bentuk potensi pelanggaran hukum dan gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Bolo dan Kecamatan Madapangga. Laporan ini pun secara resmi diteruskan kepada Komandan Kodim sebagai wujud nyata kesiapan TNI dalam memelihara stabilitas wilayah yang kondusif.
No comments yet.