NTT-KUPANG, – Satgas Jembatan TNI AD yang terdiri dari personel Yonzikon 13/KE dan Kompi C Yonzipur 18/YKR bersama Babinsa Pos Ramil Manubelon Koramil 1604-03/Naikliu terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam mempercepat pembangunan Jembatan Termanu di Desa Manubelon serta Jembatan Kapsali di Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang. Pekerjaan ini menjadi wujud nyata pengabdian TNI AD dalam membantu meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus membuka akses yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Sabtu (11/07/2026).
Pada pelaksanaan pekerjaan hari ini, personel Satgas melaksanakan pembersihan sampah dan material yang menghambat di lokasi Jembatan Termanu. Langkah tersebut dilakukan agar area kerja lebih bersih sehingga proses pembangunan konstruksi dapat berjalan lebih efektif, aman, dan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan. Semangat gotong royong dan kerja keras seluruh personel terus menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur tersebut.
Sementara itu, di lokasi Jembatan Kapsali, Satgas mengerjakan pembuatan jalur aliran air baru di bantaran sungai menggunakan alat berat milik Yonzikon 13/KE. Pengalihan arus sungai ini bertujuan agar aliran air tidak mengganggu proses pembangunan pondasi dan struktur jembatan. Dengan dukungan alat berat serta kemampuan personel Satgas, pekerjaan dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan tetap mengutamakan aspek keselamatan.
Dandim 1604/Kupang, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., menyampaikan bahwa pembangunan kedua jembatan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung pemerataan pembangunan di wilayah pedalaman. “Pembangunan Jembatan Termanu dan Kapsali bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan masyarakat. TNI AD akan terus bekerja maksimal bersama seluruh unsur terkait agar kedua jembatan ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar mobilitas, meningkatkan perekonomian, serta mendukung kesejahteraan warga di Kabupaten Kupang,” tegas Dandim. *(PENDIM1604)*.
No comments yet.