Home / TNI AD

Sabtu, 10 Desember 2022 - 22:30 WIB

Sekjen Kemenag Menganggap Pelaku Bom Bunuh Diri Sudah Mengabaikan Martabat Kemanusiaan

Laporan Wartawan Tribunnews.com Rahmat W. Nugraha

Gentra.co.id , JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag), Nizar Ali menganggap sikap beberapa orang atau kalangan radikal sudah mengabaikan martabat kemanusiaan.

Ali mencontohkan menyerupai tragedi beberapa hari kemudian di Bandung. Dinilai sudah mengabaikan martabat kemanusiaan.

“Ekstrimis menyerupai bom bunuh diri yang terjadi beberapa hari di Bandung punya asumsi cara pandang sikap dan sikap yang mengabaikan martabat kemanusiaan,” kata Nizar Ali dalam sambutan daring pada Media Gathering Berspektif Moderasi Beragama di Megamendung, Bogor, Jumat (9/12/2022) malam.

Kemudian dibilang Ali sikap tidak bermartabat tersebut tidak ada di agama apa pun.

“Kita tahu dalam agama manapun niscaya akan mengajarkan memanusiakan manusia,” tambahnya.

Lalu dibilang Ali seseorang yang melakukan upaya bunuh diri cara berpikirnya mesti diluruskan.

“Jadi tidak ada orang bunuh diri kepentingannya untuk membunuh orang lain alasannya yakni menurut saya mindset cara pandang yang perlu diluruskan salah satunya dengan moderasi keagamaan humanis,” sambungnya.

Pengguna jalan melintasi sejumlah karangan bunga di depan Mapolsek Astana Anyar, Jalan Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (9/12/2022). Karangan bunga kiriman dari aneka macam komponen penduduk tersebut selaku bentuk turut berduka cita atas wafatnya Aiptu Anumerta Sofyan dan dukungan untuk Polisi Republik Indonesia dalam memberantas radikalisme dan terorisme, pascaledakan bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar pada Rabu, 7 Desember 2022. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)
Pengguna jalan melintasi sejumlah karangan bunga di depan Mapolsek Astana Anyar, Jalan Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (9/12/2022). Karangan bunga kiriman dari aneka macam komponen penduduk tersebut selaku bentuk turut berduka cita atas wafatnya Aiptu Anumerta Sofyan dan dukungan untuk Polisi Republik Indonesia dalam memberantas radikalisme dan terorisme, pascaledakan bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar pada Rabu, 7 Desember 2022. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) (TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI)

Ali menuturkan moderasi keagamaan humanis ialah gerakan masif Kementerian Keagamaan untuk mencerdaskan pola pikir masyarakat.

“Sehingga nanti pola pikir dan cara pandang sikap penduduk itu bisa moderat,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

TNI AD

Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Kodim 1617/Jembrana Gelar Latnister TA 2023

TNI AD

71 Warga Menerima BLT DD Tahap VI, Babinsa Tegak Himbau Dimanfaatkan Tepat Guna

TNI AD

Jaga Kebugaran Tubuh !!! Dandim 1621/TTS bersama Anggota laksanakan Pembinaan Fisik Olahraga Pagi

TNI AD

Babinsa 1623-03/Rendang Hadiri Musyawarah Penetapan Penerima BLT

TNI AD

Babinsa Pantau Kegiatan Lomba Menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 78 Agar Berjalan Aman dan Nyaman

TNI AD

Dandim Belu Pimpin Acara Corps Raport Kenaikan Pangkat Perwira, Bintara dan Tamtama Kodim 1605/Belu

TNI AD

BABINSA PEJARAKAN MONITOR ACARA PENYERAHAN BANTUAN PRASARANA ANGKUTAN SAMPAH DARI PASAL MODAL INDONESIA

TNI AD

Dandim 1613/Sumba Barat Ikut Serta Dalam Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Ke-78

You cannot copy content of this page