MANGGARAI, SATAR MESE – Deru kerja bakti dan gelak tawa memecah kesunyian Desa Popo, Kecamatan Satar Mese Utara, Kabupaten Manggarai, pada Senin (02/03/2026). Di tengah teriknya matahari, semangat gotong royong warga kembali membara dalam proyek pembangunan dapur baru Rumah Gendang Wangkung, sebuah bangunan yang menjadi simbol jati diri masyarakat setempat.
Menariknya, di antara kerumunan warga, tampak sosok Sertu Kusumaningrat, Anggota Babinsa Koramil 1612-05/Satar Mese, yang tidak canggung berlumur keringat. Kehadirannya bukan sekadar tamu undangan, melainkan bagian dari tenaga inti yang menggerakkan pembangunan.
Rumah Gendang bagi masyarakat Manggarai adalah nadi kehidupan sosial dan budaya. Oleh karena itu, pembangunan dapur baru ini memiliki urgensi yang mendalam bukan hanya sebagai tempat memasak, melainkan sebagai ruang komunal untuk mendukung berbagai ritual adat yang sakral.
“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat, tapi sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Desa Popo. Gotong royong adalah warisan leluhur yang harus kita rawat bersama karena di sinilah letak kekuatan persaudaraan kita,” ujar Sertu Kusumaningrat dengan semangat.
Keterlibatan aktif Babinsa dalam proyek fisik ini menjadi bukti nyata dari konsep Kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Kehadiran aparat teritorial di tengah-tengah pembangunan fasilitas adat menunjukkan bahwa TNI tidak hanya menjaga kedaulatan negara secara makro, tetapi juga menjaga kelestarian identitas lokal di tingkat desa.
Warga Desa Popo menyambut hangat kehadiran Sertu Kusumaningrat. Suasana yang tercipta jauh dari kesan kaku; canda gurau yang terselip di sela pekerjaan fisik membuat beban berat terasa lebih ringan. Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, namun terus berlanjut dalam menciptakan harmoni dan keamanan di wilayah Satar Mese Utara.
Dengan semangat kebersamaan ini, pembangunan dapur Rumah Gendang Wangkung diprediksi akan rampung lebih cepat, membawa pesan kuat bahwa kolaborasi antara aparat dan masyarakat adalah kunci utama kemajuan desa.
No comments yet.