Klungkung,- Berlangsungnya Acara Tapak Jejak Satu Abad Keagungan Gelung Kori (Candi Kurung) Banjar Sangging, Desa Kamasan, Kecamatan/Kabupaten Klungkung terus mendapat dukungan dan perhatian khusus dari aparat TNI dan Polri.
Hal tersebut terlihat saat, Babinsa Kamasan Koptu Kadek Agus bersama Bhabinkamtibmas, pecalang dan Linmas melaksanakan pengawalan dan pengamanan hari ke-2 ( kedua ) rangkaian Acara Tapak Jejak Satu Abad Keagungan Gelung Kori (Candi Kurung) Banjar Sangging pada Sabtu ( 07/03/26 ) malam.
Hari ini memasuki hari kedua rangkaian Acara Tapak Jejak Satu Abad Keagungan Gelung Kori (Candi Kurung) Banjar Sangging diwarnai dengan lomba baleganjur sebali,”ucap Koptu Kadek Agus.
Keberadaan dirinya bersama aparat gabungan adalah untuk memastikan seluruh kegiatan aman dan lancar serta sekaligus menjadi bentuk nyata sinergi, dukungan serta kontribusi TNI di wilayah.
Dalam lomba kali ini diikuti oleh 6 peserta baleganjur dari berbagai daerah di Bali antara lain Sekaa gong putra jelantik ( Desa Apuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli ), Sekaa gong merdu komala ( Banjar Dajan Rurung Batuyan, Kabupaten Gianyar ), Sanggar sandi suara ( Kecamatan Banjarangkan, Klungkung ), Sanggar seni dwara dwani ( Desa Tulikup, Gianyar ), Komunitas yowana semara indrawati ( Desa Ulakan Kecamatan Manggis, Karangasem ) serta Sekaa gong waracakra ( ST Widya Cantika Banjar Pangkung Tibah, Tabanan ).
Dari hasil penilaian, untuk juara 1 lomba baleganjur Sebali dalam rangka Tapak Jejak Satu Abad Keagungan Gelung Kori (Candi Kurung) Banjar Sangging disabet oleh Sekaa gong merdu komala ( Banjar Dajan Rurung Batuyan, Kabupaten Gianyar ) yang disusul Komunitas yowana semara indrawati ( Desa Ulakan Kecamatan Manggis, Karangasem ) sebagai juara 2 dan Sekaa gong waracakra ( ST Widya Cantika Banjar Pangkung Tibah, Tabanan ) sebagai juara 3,”terangnya.
Tapak Jejak Satu Abad Keagungan Gelung Kori (Candi Kurung) Banjar Sangging merupakan peringatan 100 tahun perjalanan tradisi dalam balutan kebersamaan untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur,”tegasnya. ( Pendim 1610/Klungkung ).
No comments yet.