Dompu, NTB – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Dompu ke-211, Pemerintah Kabupaten Dompu menggelar kegiatan Touring Destinasi Wisata dan launching wisata hiu paus yang dipusatkan di Pantai Toro Wuwu, Desa Soro, Kecamatan Kempo, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 250 peserta touring dari berbagai komunitas dan masyarakat se-Kabupaten Dompu yang antusias menyambut dibukanya destinasi wisata baru tersebut sebagai salah satu ikon pariwisata daerah.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E bersama unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten Dompu, Camat Kempo, serta berbagai unsur lainnya. Kehadiran Danramil 1614-02/Kempo Kapten Czi Arif Budimansyah menjadi salah satu perhatian penting dalam kegiatan tersebut, di mana ia turut berperan aktif dalam memastikan kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian acara sejak awal hingga selesai.
Sejak pagi hari, Danramil bersama jajaran TNI bersinergi dengan Polri dan aparat pemerintah setempat untuk melakukan pengamanan serta pengawasan kegiatan, mengingat tingginya jumlah peserta yang hadir. Keterlibatan aktif Danramil ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung kegiatan pemerintah daerah, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Dalam rangkaian acara, Kepala Desa Soro menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Soro sebagai pintu masuk destinasi wisata hiu paus. Ia juga menegaskan bahwa masyarakat siap mendukung pengembangan wisata tersebut, termasuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan, yang juga sejalan dengan imbauan dari unsur TNI dan pemerintah.
Selain itu, Yayasan Konservasi Indonesia memaparkan bahwa Teluk Saleh memiliki potensi besar dengan ditemukannya sekitar 180 ekor hiu paus sejak tahun 2017. Potensi ini menjadi dasar kuat dalam pengembangan wisata berbasis konservasi yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga tetap menjaga kelestarian ekosistem laut. Hal ini juga mendapat dukungan penuh dari Danramil yang menilai bahwa keamanan dan kelestarian harus berjalan beriringan.
Bupati Dompu dalam sambutannya menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan serta peran aktif semua pihak, termasuk TNI melalui Danramil, dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan wisata. Kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi pengguntingan pita, pelepasan perahu sebagai tanda resmi dibukanya wisata hiu paus, serta lomba perahu yang berlangsung meriah, sebelum para peserta touring melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Pekat dengan situasi yang tetap aman dan kondusif berkat pengawalan aparat.
(Pendim 1614/Dompu)
No comments yet.