NTT-TTU., Progres percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda terus menunjukkan perkembangan signifikan. Pada Selasa (21/04/2026), pengerjaan yang berlokasi di Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara, memasuki tahapan penting berupa pengecoran tiang angkur serta pengelasan tiang angkur. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh personel Kodim 1618/TTU bersama masyarakat setempat sebagai upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang sangat dinantikan warga.
Tahapan pengecoran dan pengelasan tiang angkur merupakan proses krusial dalam konstruksi jembatan gantung. Ketelitian dan kehati-hatian menjadi faktor utama agar struktur mampu berdiri kokoh dan aman digunakan. Personel Kodim 1618/TTU tampak bekerja secara profesional dengan memastikan setiap tahapan dilaksanakan sesuai standar teknis, sehingga kualitas pembangunan tetap terjaga.
Di lapangan terlihat semangat gotong royong yang begitu kental antara prajurit TNI dan masyarakat Desa Kiuola. Mereka saling membantu dalam mengangkat material, mengaduk adonan cor, hingga melakukan pengelasan secara bergantian. Kebersamaan tersebut tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
Secara terpisah, Komandan Kodim 1618/TTU, Didit Prasetyo Purwanto S.E., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk kepedulian Bapak Presiden Republik Indonesia terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. Ia menegaskan bahwa pengerjaan yang dilaksanakan oleh TNI AD melalui Kodim 1618/TTU ini diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi mobilitas warga, sekaligus menjadi simbol kuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun daerah.
Selain bekerja bersama, personel Kodim 1618/TTU dan warga juga aktif bertukar pikiran terkait teknis pengerjaan. Diskusi sederhana di lokasi pembangunan menjadi bagian dari upaya memastikan setiap pekerjaan berjalan efektif dan efisien. Semangat kebersamaan ini menjadi modal utama dalam mewujudkan Jembatan Perintis Garuda sebagai sarana vital yang akan membuka akses transportasi masyarakat.
(PENDIM 1618/TTU)
No comments yet.