Sukasada, 21 April 2026 –
Babinsa Desa Pegayaman, Koramil 1609-05/Sukasada, Serka Satriyo melaksanakan kegiatan monitoring dalam rangka Konsultasi Publik ke II Rencana Pembangunan Taman Teknologi “Turyapada Tower” Komunikasi Bali Smart 6.0 Kerthi Bali, pada Selasa (21/4/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Bali tersebut berlangsung mulai pukul 10.50 Wita hingga 12.35 Wita, bertempat di Banjar Dinas Amertasari, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan Kepala Kepolisian Daerah Bali melalui Direktorat Intelijen dan Keamanan, perwakilan Kejaksaan Tinggi Bali, Danramil 1609-05/Sukasada Kapten Inf I Nyoman Arya Kepakisan, jajaran Polsek Sukasada, perangkat Pemerintah Provinsi Bali, aparat desa, serta masyarakat yang terdampak langsung oleh rencana pembangunan.
Dalam pemaparannya, perwakilan Diskominfo Provinsi Bali menyampaikan bahwa konsultasi publik tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari tahap sebelumnya. Hal tersebut dilakukan sesuai ketentuan Peraturan Menteri ATR/BPN yang mengharuskan seluruh warga terdampak untuk diundang dan diberikan kesempatan menyampaikan pendapat.
Kepala Dinas Kominfo Provinsi Bali menjelaskan bahwa pembangunan Turyapada Tower bertujuan sebagai pusat penyiaran televisi serta pengembangan kawasan wisata berbasis teknologi. Proyek ini diharapkan mampu mendukung pemerataan pembangunan antara wilayah Bali Utara dan Bali Selatan.
Sementara itu, perwakilan bidang pengadaan tanah menegaskan bahwa setiap proses pengadaan lahan akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku, dengan menjamin hak masyarakat melalui pemberian ganti rugi yang layak, adil, dan tidak melanggar hak asasi manusia.
Dalam sesi dialog, salah satu warga terdampak, Made Sudarna, menyampaikan persetujuannya terhadap penggunaan sebagian lahannya untuk jalur gondola, namun tetap mempertahankan sebagian lahan sebagai warisan keluarga.
Dari hasil kegiatan, disimpulkan bahwa Konsultasi Publik ke II belum dapat dilanjutkan ke tahap penetapan lokasi (Penlok), karena masih terdapat warga terdampak yang belum hadir. Sesuai ketentuan yang berlaku, akan dilaksanakan Konsultasi Publik tahap III dengan menunggu jadwal dari Diskominfo Provinsi Bali.
Babinsa Desa Pegayaman Serka Satriyo menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
No comments yet.