Sumbawa Barat – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat kembali menggelar kegiatan Forum Yasinan (Pelayanan Sentra Inklusif Andalan) sebagai salah satu inovasi pelayanan publik berbasis pendekatan sosial dan keagamaan, bertempat di Central Kediaman Wakil Bupati Lingkungan Muhajirin, Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kamis (23/04/2026) pukul 18.20 WITA.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., ini dihadiri sekitar ±110 orang, terdiri dari Wakil Bupati Sumbawa Barat, unsur Forkopimda termasuk perwakilan Kodim 1628/Sumbawa Barat, Sekda, para kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, serta Agen Gotong Royong (AGR) dan tamu undangan lainnya.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan makan bersama, kemudian salat Isya berjamaah di Masjid Asy Syakirin, Lingkungan Muhajirin.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa Barat menegaskan bahwa Forum Yasinan bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sarana mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya peran agen gotong royong sebagai penggerak di lapangan serta percepatan kepemilikan Kartu Sumbawa Barat Maju yang saat ini telah mencapai sekitar 92 persen.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa Barat dalam kesempatan tersebut menyampaikan peran strategis dinasnya dalam menjaga ketersediaan, distribusi, dan keamanan pangan. Ia juga menekankan pentingnya program Gerakan Gemar Menanam serta penguatan ketahanan pangan berbasis rumah tangga untuk mengantisipasi fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah rumah tangga, pengurangan sampah plastik, serta penguatan program bank sampah demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Bupati Sumbawa Barat dalam arahannya menegaskan bahwa Forum Yasinan merupakan inovasi pelayanan publik yang mengedepankan pendekatan humanis dan religius. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung keberhasilan program pemerintah daerah, termasuk pelayanan publik, ketahanan pangan, dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan ditutup pada pukul 21.56 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Secara umum, kegiatan Forum Yasinan ini dinilai sebagai sarana efektif dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat, serta mempererat hubungan sosial dan spiritual di Kabupaten Sumbawa Barat.
No comments yet.