Klungkung,- Klungkung,- Kodim 1610/Klungkung terus meningkatkan sinergi dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana di wilayah teritorialnya.
Hal tersebut diwujudkan saat satuan dibawah kendali Dandim Letkol Kav Sidik Pramono, S.Soso., M.M., M.Han ikut serta dalam simulasi bencana peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional yang digelar di SDN 3 Negari yang berlokasi di Dusun Tegal Besar, , Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan pada Jumat (24/4/2026).
Dibuka langsung oleh Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, kegiatan ini dihadiri oleh TNI Polri, BPBD beserta unsur dari tenaga kesehatan, Linmas, masyarakat hingga anak-anak TK dan SD.
Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapan pemerintah dan masyarakat, terutama warga pesisir, agar lebih tanggap menghadapi bencana. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan mendorong terwujudnya masyarakat yang siaga terhadap bencana.
Senada, Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, I Putu Widiada, menjelaskan bahwa Desa Negari ini dipilih sebagai lokasi simulasi bukan tanpa alasan. Pasalnya, wilayah ini berada di kawasan pesisir yang memiliki potensi gempa bumi dan tsunami.
Lokasi ini memiliki nilai strategis sebagai titik edukasi kebencanaan, dengan mempertimbangkan keamanan dan kemudahan pemahaman bagi peserta, khususnya anak-anak.
Sementara itu, Danramil 1610-02/Banjarangkan Kapten Inf Ketut Joni mengatakan, simulasi ini melibatkan 122 peserta yang terdiri dari TNI Polri, BPBD, tenaga kesehatan, masyarakat dan anak-anak sekolah.
Menurut Kapten Joni, simulasi ini digelar untuk memperkuat sinergi serta sekaligus memperkuat budaya siaga bencana di tengah masyarakat. Dalam simulasi ini diprioritaskan pada kesiapsiagaan serta upaya peanganan bencana gempa bumi dan tsunami.
Melalui simulasi ini, diharapkan akan melatih kesiapsiagaan aparat maupun masyarakat dalam tanggap bencana alam yang meliputi, kepekaan terhadap tanda-tanda bencana, mengambil sikap dan tindakan ketika menghadapi bencana serta tindakan paska bencana.
Keterlibatan berbagai pihak dalam simulasi ini menjadi penegasan kuatnya sinergi dan komitmen dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, khususnya di daerah rawan bencana, “pungkasnya. ( Pendim 1610/Klungkung ).
No comments yet.