SERIRIT, (25/04/2026) — Kegiatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terus berjalan secara bertahap dan terencana. Pembangunan jembatan gantung dengan panjang bentangan jembatan 60 meter dan bentangan sungai 50 meter ini menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan pedesaan.
Pada pelaksanaan kegiatan hari Jumat, progres pekerjaan fisik menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan di beberapa sektor. Pekerjaan pemasangan bowplank untuk penggalian pondasi tapak pada tepi dekat dan tepi jauh telah mencapai 100 persen. Selain itu, pemasangan batu gunung untuk lantai dasar pilon dan pengecoran telah mencapai 37 persen. Sementara itu, pekerjaan pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul berada pada progres 16,5 persen, diikuti pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi dekat sebesar 16 persen serta pengecorannya mencapai 15 persen.
Di sisi lain, pekerjaan pada bagian tepi jauh juga terus berjalan, dengan progres pembesian pondasi tiang pylon dan bandul mencapai 10 persen serta pengecoran sebesar 11,5 persen. Kegiatan penggalian lubang anchor bentangan bawah telah mencapai 4 persen, sedangkan beberapa pekerjaan lainnya seperti mapping lokasi pemasangan anchor, pembuatan garpu dan anchor, serta pemasangan plang identitas dan pengecatan masih dalam tahap persiapan awal dengan progres 0 persen.
Dukungan logistik juga terus dilakukan secara bertahap, baik di tepi dekat maupun tepi jauh. Proses dropping dan langsir material di tepi dekat telah mencapai 15 persen, meliputi pengiriman pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, dan besi. Sementara itu, distribusi material di tepi jauh telah mencapai 10 persen dan terus ditingkatkan guna mendukung percepatan pekerjaan pada tahap berikutnya. Secara keseluruhan, progres pembangunan jembatan hingga saat ini telah mencapai 18 persen.
Kegiatan ini melibatkan personel TNI AD dari Koramil sebanyak 6 orang dan Zibang 2 orang, serta didukung oleh partisipasi masyarakat setempat sebanyak 12 orang. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman dan terkendali dengan kondisi cuaca yang cerah dari pagi hingga sore hari. Ke depan, pekerjaan akan difokuskan pada pembesian pondasi tiang pylon dan bandul di tepi jauh serta pelangsiran material guna mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
No comments yet.