Breaking News
Categories
  • Android
  • Gadgets
  • Health
  • Inspirations
  • KEMENKUMHAM
  • KODAM 1/ BUKIT BARISAN
  • kodam Udayna IX
  • Lifestyle
  • Nintendo
  • NTB
  • PEMDA KLUNGKUNG
  • PEMDA TABANAN
  • PERISTIWA
  • POLDA BALI
  • Polda Jatim
  • POLDA NTT
  • POLRI
  • Reviews
  • Technology
  • TNI AD
  • TNI AL
  • Trends
  • Uncategorized
  • War
  • “Dijahit dengan Ketelatenan, Dipersembahkan untuk Negeri: Kembang Pucuk Bordir Siap Meledak di Persit Bisa 2”

    Apr 28 202614 Dilihat

    Bali-Di tengah derasnya arus tren fast fashion yang serba cepat dan instan, hadir sebuah kisah inspiratif yang tumbuh dari kesabaran, ketelatenan, serta kecintaan terhadap budaya bangsa. Kisah tersebut datang dari UMKM Kembang Pucuk Bordir, sebuah usaha rumahan yang tidak hanya memproduksi busana, tetapi juga menjaga identitas budaya Indonesia melalui keindahan sehelai kebaya.

    Didirikan oleh Ny. Kadek Ariasih, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Yonzipur 18 PD IX/Udayana, Kembang Pucuk Bordir menjadi bukti nyata bahwa kreativitas perempuan, khususnya istri prajurit, mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi keluarga sekaligus menjadi garda pelestari warisan budaya bangsa.

    Melalui sentuhan bordir yang khas dan bernilai seni tinggi, kebaya tidak lagi dipandang sekadar sebagai busana tradisional, melainkan tampil sebagai simbol keanggunan yang tetap relevan dengan perkembangan zaman. Kebaya, khususnya di Bali, memiliki makna yang sangat mendalam. Ia bukan hanya pakaian, tetapi bagian dari identitas budaya yang digunakan dalam berbagai kegiatan formal, adat, hingga upacara keagamaan.

    Seiring perkembangan zaman, kebaya terus mengalami transformasi, baik dari sisi desain, warna, maupun motif. Di sinilah kebaya bordir menemukan ruangnya sebagai bentuk inovasi yang memperkaya tampilan tanpa meninggalkan nilai kesopanan, keindahan, dan filosofi yang menjadi ruh utamanya.

    Perjalanan Kembang Pucuk Bordir dimulai pada tahun 2010 dari langkah sederhana seorang ibu rumah tangga yang ingin membantu perekonomian keluarga. Berbekal enam mesin bordir dan lima tenaga kerja rumahan, usaha ini tumbuh secara bertahap namun konsisten.

    Strategi pemasaran yang diterapkan pun adaptif dan progresif, mulai dari sistem jemput bola, mengikuti berbagai bazar di sejumlah kota seperti Bali, Bandung, hingga Jakarta, serta aktif berpartisipasi dalam pameran di Art Center Denpasar. Memasuki era digital, media sosial juga dimanfaatkan sebagai sarana efektif untuk memperluas jangkauan pasar.

    Yang menjadikan Kembang Pucuk Bordir istimewa bukan hanya hasil akhirnya, tetapi juga proses panjang di balik setiap karya. Setiap kebaya dibuat dengan ketelitian tinggi, dimulai dari penyusunan pola, proses penyablonan menggunakan campuran talek dan air, hingga tahap pembordiran menggunakan mesin khusus dengan benang sutera berkualitas.

    Satu helai kebaya dapat memakan waktu pengerjaan hingga tiga sampai empat minggu. Waktu yang panjang tersebut bukan sekadar proses produksi, melainkan wujud dedikasi, ketekunan, dan kecintaan terhadap setiap detail karya.

    Menurut Ny. Kadek Ariasih, minat masyarakat terhadap kebaya bordir terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Keunikan motif flora dan fauna yang dipadukan dengan kombinasi warna elegan menjadikan setiap kebaya memiliki karakter dan nilai artistik tersendiri.

    “Lebih dari sekadar busana, kebaya bordir adalah ekspresi seni yang memiliki nilai emosional, baik bagi pembuatnya maupun bagi mereka yang mengenakannya,” ungkapnya.

    Momentum penting kini menanti. Kembang Pucuk Bordir akan tampil dalam ajang Persit Bisa 2 yang akan diselenggarakan pada 7–9 Mei 2026 di Balai Kartini, Jakarta. Kegiatan ini menjadi panggung strategis bagi anggota Persit Kartika Chandra Kirana untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, dan kontribusi nyata dalam melestarikan wastra nusantara, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam mendukung ekonomi kreatif keluarga.

    Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Yonzipur 18 PD IX/Udayana, Ny. Fitria Zaenal Abidin, menegaskan bahwa seni bordir bukanlah pekerjaan biasa. Dibutuhkan ketelitian, kesabaran, serta dedikasi tinggi untuk menghasilkan karya yang bernilai dan berkelas.
    “Melalui ajang ini, kami berharap karya-karya istri prajurit tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar fashion kelas atas dan menjadi kebanggaan nasional,” ujarnya.

    Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi ajakan terbuka kepada masyarakat, khususnya pecinta kebaya, kolektor wastra, dan generasi muda, untuk turut berperan aktif menjaga keberlangsungan budaya bangsa. Dukungan terhadap UMKM lokal bukan semata soal ekonomi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga jati diri bangsa agar tetap hidup di tengah derasnya arus globalisasi.

    Kembang Pucuk Bordir telah membuktikan bahwa dari ruang sederhana dapat lahir karya luar biasa. Dengan semangat inovasi, ketekunan, dan komitmen terhadap kualitas, usaha ini tidak hanya menggerakkan ekonomi keluarga, tetapi juga menghidupkan kembali kebaya sebagai simbol keanggunan perempuan Indonesia.

    Harapannya, melalui ajang Persit Bisa 2, kebaya bordir tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga mampu melangkah lebih jauh ke panggung high fashion dunia, membawa nama Indonesia dengan penuh keanggunan, nilai budaya, dan kebanggaan nasional.

    Share to

    Related News

    Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Kecamat...

    by Mei 02 2026

    NTT – Sumba Timur, Babinsa Koramil 05/Waingapu Pos Ramil Haharu,Kodim 1601/Sumba Timur,Pelda D...

    Yonarmed 12 Kostrad Tanamkan Budaya Memb...

    by Mei 02 2026

    Belu, NTT – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Tim...

    150 Peserta Ramaikan Upacara Hari Pendid...

    by Mei 02 2026

    TTS – Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa di Lapangan SD Negeri OeUe, Kecamatan Kuatnana...

    Yonarmed 12 Kostrad Perkuat Kesiapan Per...

    by Mei 02 2026

    Atambua, Kec. Kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur – Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor T...

    TNI Hadir di Tengah Petani, Bantu Proses...

    by Mei 02 2026

    NTT – Sumba Timur.  Dalam rangka terus mendukung program ketahanan pangan di wilayah binaan, ...

    Ciptakan Situasi Kondusif, Babinsa Turun...

    by Mei 02 2026

    NTT – Sumba Timur. Koramil 04/Tabundung Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Ejiman, melaksanakan keg...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    Jaga Wilayah Tetap Kondusif, Koramil 1607-04/Al...


    Alas, Sumbawa – Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah binaan pada malam hari, Koramil 1607-04/Alas terus mengintensifkan...

    10 Mar 2026

    Menjaga Keamanan di Malam Minggu: Kapolsek Dent...


    Gentra News Bali – Dalam upaya memastikan keamanan warga masyarakat pada malam Minggu di wilayah Denpasar Timur, Kapolsek Denpasar Timur (...

    07 Jan 2024

    Giat Jumat Curhat Kapolres Karangasem di Banjar...


    Gentra News Bali – Kegiatan jumat curhat pada hari Jumat tanggal 5 Januari 2024 pukul 09:00 wita bertempat di Balai Masyarakat Desa Adat B...

    05 Jan 2024

    Kamtibmas Kondusif, Babinsa Ranakolo Selatan Ge...


    Ende, – Babinsa Koramil 1602-04/Maurole, Pratu Rendi Afiandi, melaksanakan kegiatan Monitoring Pengamanan Wilayah (Pamwil) dan Komunikasi Sosi...

    02 Feb 2026

    Babinsa Serka Iksan Pimpin Patroli di Enam Kelu...


    Bima _ Pada Selasa, 24 Februari 2026 pukul 21.00 Wita, Babinsa Kelurahan Monggonao Serka Iksan memimpin apel pengecekan patroli cipta kondisi di...

    by
    25 Feb 2026
    back to top