Bima _ Sinergi antara personil TNI dan masyarakat Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, semakin nyata dalam pengerjaan proyek infrastruktur desa. Pada Selasa (28/4/2026), mereka bergotong royong mengerjakan rangka pondasi Jembatan Perintis Garuda program Presiden Prabowo.Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mempercepat akses transportasi yang sangat dibutuhkan oleh warga setempat guna meningkatkan mobilitas ekonomi.
Fokus utama pengerjaan kali ini adalah perakitan besi yang akan digunakan sebagai kerangka utama pengecoran pondasi dan landasan jembatan. Mengingat fungsi jembatan yang vital, ketelitian dan kehati-hatian menjadi standar utama dalam setiap tahapan penyambungan besi. Para pekerja memastikan setiap ikatan dan jarak antar-besi sesuai dengan spesifikasi teknis agar struktur bangunan memiliki daya tahan yang maksimal.
Guna menjamin keamanan dan standar kelayakan konstruksi, proses ini dilakukan di bawah pengawasan ketat tim ahli dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) serta pihak terkait lainnya. Kehadiran tim ahli berfungsi untuk memberikan arahan teknis langsung di lapangan, sehingga potensi kesalahan dalam struktur rangka dapat diminimalisir sejak dini sebelum tahap pengecoran dimulai.
Melalui kerja keras dan koordinasi yang solid antara TNI, warga, dan pemerintah daerah, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal. Semangat gotong royong ini tidak hanya bertujuan untuk menyelesaikan fisik bangunan, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara aparat dan masyarakat dalam membangun daerah secara mandiri dan profesional.
No comments yet.