rossa • Apr 29 2026 • 14 Dilihat

Gianyar – Ubud, Selasa (28/4/2026) Berawal dari hilangnya seorang wisatawan asing yang tak kunjung kembali, pencarian selama dua hari akhirnya berujung pada penemuan di dasar jurang sungai kawasan Sekarrani Villa, Banjar Kutuh Kaja, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.
Dengan sigap dan terkoordinasi, tim gabungan bergerak cepat menuju lokasi untuk melaksanakan proses evakuasi. Babinsa Desa Petulu Koramil 1616-02/Ubud, Kopka I Putu Swarbawa, turut terjun langsung sekitar pukul 18.30 WITA, dalam mendukung penanganan di lapangan. Bersama unsur Polri, BPBD Kabupaten Gianyar, serta tim medis, evakuasi dilaksanakan secara cermat dan penuh kehati-hatian, mengingat posisi korban berada di dasar jurang dengan kedalaman kurang lebih 30 meter serta kondisi medan yang terjal dan cukup ekstrem.
Korban diketahui bernama Garciaz Sébastien Georges Bernard (35), warga negara Prancis, yang sebelumnya menginap di wilayah Seminyak. Adapun saksi-saksi dalam kejadian tersebut diantaranya Marlot Franck James dan Fujita Kenneth Juan selaku rekan korban, serta Mohamad Mashuri Rusli, Muhammad Dilan Firmansyah, dan Afdal yang merupakan pekerja proyek yaitu pihak pertama yang menemukan korban di lokasi kejadian.
Berdasarkan kronologis, korban terakhir terlihat pada Minggu malam (26/4) saat berkumpul bersama rekan-rekannya di villa. Korban sempat berpamitan hendak keluar seorang diri, namun hingga keesokan harinya tidak dapat dihubungi. Hal tersebut menimbulkan kecurigaan sehingga para saksi melakukan pencarian secara mandiri di sekitar villa hingga area sungai.
Puncak pencarian terjadi pada Selasa sore, saat dua saksi turun ke area jurang menggunakan tali. Mereka mencium bau menyengat sebelum akhirnya menemukan korban dalam posisi tengkurap, tersangkut di bebatuan dengan sebagian tubuh berada di dalam air.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada pemilik villa dan diteruskan ke pihak berwenang. Sekira pukul 19.30 WITA, tim gabungan tiba di lokasi dan langsung melaksanakan olah TKP serta proses evakuasi. Pada pukul 21.05 WITA, jenazah berhasil dievakuasi dan selanjutnya dibawa ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk penanganan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan awal tim medis menunjukkan tanda-tanda pembusukan yang diperkirakan telah berlangsung selama 72 hingga 96 jam. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat terjatuh ke jurang dan tidak mendapatkan pertolongan dalam waktu lama.
Saat ini, peristiwa tersebut masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Ubud guna penyelidikan lebih lanjut.
(Pendim 1616/Gianyar)
Sape/Bima – Jumat, 01 Mei 2026 pukul 20.15 Wita, Sertu Saifullah selaku Babinsa Desa Sangia be...
Woha/Bima – Kamis, 01 Mei 2026 pukul 20.00 Wita, bertempat di Makoramil 1608-04/Woha, Jalan Bu...
Monta/Bima – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah, Babinsa Koramil 1608-07/Monta m...
Kota Bima – Kegiatan patroli cipta kondisi dilaksanakan di wilayah teritorial Koramil 1608-01/...
Wawo/Bima -:Kegiatan teritorial patroli dan ronda malam yang dilaksanakan Babinsa Koramil 1608-06/Wa...
Donggo/Bima – Kegiatan teritorial Patroli dan Ronda Malam yang dilaksanakan Babinsa Koramil 16...


Ende, – Upaya pencarian korban tenggelam di perairan Desa Nggorea, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, kembali dilanjutkan pada hari kedua, ...
Karangasem – Kasrem 163/Wira Satya Kolonel Inf Davit Beni Upeni menghadiri Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128...
Gianyar – Selasa (10/2/2026) Sebagai wujud komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan daerah serta memperkuat kemanunggalan TN...
Gentra News Bali – Untuk memastikan kendaraan layak jalan dalam membantu dan dukung pelaksanaan tugas, Polres Klungkung melakukan pemeriks...
Kota Bima _ Koramil 1608-01/Rasanae secara rutin menggelar kegiatan patroli malam dalam upaya menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah K...

No comments yet.