Dalam sambutannya sekaligus menutup Festival Semarapura Ke 8 Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan Festival ini bukan hanya sekadar ajang hiburan, tetapi juga wujud nyata dari komitmen kita untuk menjaga, merawat dan mempromosikan kekayaan budaya serta potensi kabupaten Klungkung yang begitu unik.
Festival ini menjadi bukti bahwa Klungkung tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga mampu mengembangkannya secara dinamis dengan perkembangan zaman. Inilah wajah Klungkung yang kita banggakan yang berakar kuat pada budaya, namun tetap terbuka terhadap inovasi.
Mari terus menjaga semangat kebersamaan ini, kita rawat budaya kita, dukung produk lokal dan kita perkuat identitas daerah sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan. Kepada generasi muda, saya berpesan: jadilah penerus yang tidak hanya bangga terhadap budaya sendiri, tetapi juga mampu mengembangkannya dengan kreativitas dan inovasi. Masa depan Klungkung ada di tangan kalian,”imbuhnya.
Sementara itu Pjs Pasiops Kodim 1610/Klungkung Kapten Inf Ketut Joni menyampaikan bahwa disamping menjadi hiburan rakyat, Festival ini sejatinya merupakan wahana dalam mempromosikan seni dan budaya, potensi dan kearifan lokal di Kabupaten Klungkung.
Dalam Festival Semarapura Ke 8 ini dihadirkan berbagai kreasi budaya dan seni serta hiburan dan stand pameran yang diikuti ratusan UMKM serta sekaligus dimeriahkan oleh pameran Alutsista jajaran Korem 163/WSA empat Rantis Anoa AP dari Yonmek 741/GN sebagai wujud nyata sinergi dan dukungan serta kemanunggalan TNI dan rakyat.
Menurutnya, Festival ini tidak hanya menjadi media promosi seni budaya serta potensi lokal semata, wujud nyata dukungan pemerintah terhadap seni budaya dan potensi lokal dengan ruang kepada para seniman dan komunitas ekonomi kreatif untuk tampil dan berkreasi, “lanjutnya.
Semoga kegiatan ini akan semakin memberikan nuansa positif dalam penguatan seni budaya, perekonomian serta persatuan dan kesatuan seluruh pihak di Kabupaten Klungkung kedepannya,”tegasnya.( Pendim 1610/Klungkung ).
No comments yet.