Gianyar, Bali – UMKM Kembang Pucuk Bordir binaan Persit Yonzipur 18 PD IX/Udayana mematangkan persiapan jelang ajang Persit BISA 2 di Balai Kartini, Jakarta, pada 7–9 Mei 2026. Sentra produksi di Gianyar kini memasuki tahap finalisasi dengan fokus pada kualitas dan estetika produk.
Koleksi yang disiapkan kali ini mengusung standar premium dengan penekanan pada detail bordir manual yang halus dan presisi. Sentuhan desain modern dipadukan dengan karakter klasik kebaya untuk menghadirkan tampilan elegan yang relevan dengan tren masa kini.
Untuk memenuhi kebutuhan pasar, berbagai jenis produk telah disiapkan dalam jumlah yang cukup besar dan beragam. Mulai dari bahan kebaya, kebaya jadi, dress, outer, hingga atasan dan bawahan dirancang untuk menjangkau berbagai segmen konsumen.
Setiap produk melalui proses quality control ketat guna memastikan kualitas jahitan dan ketahanan bahan tetap terjaga. Tahap akhir difokuskan pada pengecekan detail serta pengemasan agar produk aman selama proses distribusi ke Jakarta.
Selain produk, aspek pendukung juga dipersiapkan secara matang untuk meningkatkan daya tarik stan pameran. Display estetik dirancang agar detail bordir terlihat jelas, sementara sistem pembayaran QRIS disiapkan untuk memudahkan transaksi nontunai.
Menurut Ny. Kadek Ariasih, persiapan telah mencapai 90 persen dengan perhatian penuh pada setiap detail produk. Kerapian jahitan hingga penataan label menjadi faktor penting dalam menciptakan kesan pertama yang kuat bagi pengunjung.
Keikutsertaan dalam Persit BISA 2 menjadi momentum strategis untuk memperluas jangkauan pasar UMKM Kembang Pucuk Bordir. Ajang ini diharapkan mampu mengangkat kebaya bordir karya istri prajurit ke level nasional.
Balai Kartini sebagai lokasi pameran memberikan panggung prestisius bagi produk-produk unggulan daerah. Hal ini membuka peluang besar bagi kebaya bordir Gianyar untuk bersaing dan dikenal lebih luas.
Dengan persiapan yang matang, Kembang Pucuk Bordir optimis produknya akan menarik perhatian pecinta wastra Nusantara. Stan mereka siap menyambut pengunjung dengan koleksi terbaik yang memadukan tradisi dan inovasi.
Partisipasi ini menjadi bukti komitmen dalam melestarikan kebaya sebagai warisan budaya sekaligus mengembangkan ekonomi kreatif. Dari Gianyar, kebaya bordir hadir membawa keanggunan yang siap bersinar di ibu kota. (*)
No comments yet.