Jakarta – Hari kedua pelaksanaan “Persit Bisa 2” di Kartika Expo, Jakarta, Jumat (8/5/2026), berlangsung penuh antusiasme dengan meningkatnya jumlah pengunjung yang memadati area pameran UMKM Persit Kartika Chandra Kirana dari seluruh Indonesia. Berbagai stand UMKM menampilkan produk unggulan daerah yang mencerminkan kreativitas anggota Persit sekaligus kekayaan budaya Nusantara.
Salah satu stand yang menarik perhatian pengunjung adalah Booth 17 milik UMKM Cabang XV Dim 1605 Belu, Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana. Booth tersebut menampilkan Tenun Ikat Belu khas Nusa Tenggara Timur dengan motif tradisional yang dipadukan sentuhan modern dan elegan.
Momentum istimewa terjadi saat Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., bersama Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ny. Uli Simanjuntak, berkunjung langsung ke booth UMKM tersebut. Kunjungan tersebut menjadi kehormatan sekaligus bentuk apresiasi terhadap kreativitas anggota Persit dalam melestarikan budaya daerah melalui produk UMKM.
Dalam peninjauan tersebut, Kasad dan Ketua Umum Persit KCK tampak memperhatikan berbagai koleksi Tenun Ikat Belu yang dipamerkan. Produk-produk yang ditampilkan dinilai memiliki kualitas baik serta mampu menghadirkan identitas budaya NTT melalui desain yang menarik dan bernilai seni tinggi.
Ajang “Persit Bisa 2” menjadi wadah penting bagi anggota Persit Kartika Chandra Kirana untuk memperkenalkan karya kreatif sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga melalui sektor UMKM. Selain sebagai sarana promosi produk, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pelestarian budaya Nusantara melalui karya anggota Persit dari berbagai daerah.
Pada hari kedua pelaksanaan pameran, stand UMKM Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana terlihat semakin diminati pengunjung. Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya produk yang terjual, baik kain tenun maupun busana siap pakai berbahan tenun khas Nusa Tenggara Timur.
Selain menghadirkan kain tenun tradisional, booth tersebut juga menampilkan berbagai model busana tenun dari sejumlah daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dirancang lebih modern dan siap digunakan dalam berbagai kesempatan. Perpaduan nilai budaya dengan sentuhan fashion masa kini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung pameran.
Partisipasi Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana dalam “Persit Bisa 2” diharapkan mampu memperluas promosi Tenun Ikat Belu dan produk unggulan NTT ke tingkat nasional. Kegiatan ini sekaligus menjadi motivasi bagi anggota Persit untuk terus berkarya, berinovasi, dan memperkuat peran perempuan dalam mendukung ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. (*)
No comments yet.