NTT-TTU., Komitmen menghadirkan akses penghubung yang aman dan bermanfaat bagi masyarakat terus ditunjukkan oleh Kodim 1618/TTU bersama warga Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara, Memasuki Minggu (31/05/2026), percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda kembali menunjukkan perkembangan menggembirakan dengan dilaksanakannya pemasangan gelagar dan hanger, dua elemen penting yang menjadi penopang utama kekuatan konstruksi jembatan. Tahapan ini menjadi penanda bahwa pembangunan telah memasuki fase yang semakin menentukan menuju penyelesaian akhir.
Di tengah bentangan sungai dan cuaca yang terus berubah, personel Kodim 1618/TTU bersama masyarakat setempat bekerja dengan penuh dedikasi. Ketelitian dan kecermatan menjadi prioritas utama dalam setiap proses pemasangan, mengingat kedua komponen tersebut berperan besar dalam menjaga keseimbangan, daya tahan, dan keamanan jembatan. Semangat kebersamaan yang terpancar di lapangan menjadi energi utama yang menggerakkan seluruh pekerjaan agar berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Pemandangan yang menginspirasi terlihat dari aktivitas para prajurit dan warga yang terus bekerja sejak pagi hingga malam hari. Tanpa mengenal lelah, mereka mengerahkan kemampuan terbaik demi mewujudkan impian masyarakat yang selama bertahun-tahun mendambakan sarana penghubung yang layak.
Cahaya las yang menyala saat senja hingga malam menjadi simbol tekad dan pengorbanan bersama dalam menghadirkan pembangunan yang membawa manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat Desa Kiuola dan sekitarnya.
Secara terpisah, Komandan Kodim 1618/TTU Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., menyampaikan, Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program strategis yang digagas oleh Bapak Presiden Republik Indonesia melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, yang pelaksanaannya dipercayakan kepada Kodim 1618/TTU Dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap aktivitas sosial dan ekonomi warga. Menurutnya, keberhasilan yang dicapai hingga saat ini tidak terlepas dari dukungan serta partisipasi aktif masyarakat Desa Kiuola yang terus menjaga semangat kebersamaan dalam setiap tahapan pekerjaan.
“Jembatan ini bukan hanya penghubung dua sisi wilayah, tetapi juga penghubung harapan, kesempatan, dan masa depan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh personel dan warga yang telah menunjukkan pengabdian luar biasa. Dengan semangat persatuan yang terus terjaga, kami optimistis Jembatan Perintis Garuda akan segera berdiri kokoh sebagai simbol kemanunggalan TNI dan rakyat serta menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten TTU,” tegas Dandim.
(PENDIM 1618/TTU)
No comments yet.