NTT-KUPANG, – Dandim 1604/Kupang Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., mengikuti rapat evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara daring melalui video teleconference yang dipimpin Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tadyo Budi Revita. Kegiatan tersebut diikuti para Pangdam, Aster, Danrem, dan Dandim seluruh Indonesia dari lokasi KDKMP Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang. Turut hadir Tim Pengawas PT. Agrinas Pangan Nusantara Brigjen TNI (Purn) Joao Xavier Baretto Nunes, S.E., M.M., Pasiter Kodim 1604/Kupang Mayor Inf Sudirman, Danramil 1604-07/Alak Kapten Caj (K) Margaretha Tanasale, serta Babinsa Penkase Oeleta Serka Hasan Basri. Selasa (09/06/2026).
Dalam arahannya, Wakil Panglima TNI menekankan pentingnya kesiapan operasional seluruh KDKMP yang direncanakan akan diluncurkan oleh Prabowo Subianto pada Juli atau Agustus 2026. Pengecekan dilakukan secara detail meliputi ketersediaan listrik, air bersih, internet, serta sarana pendukung lainnya. Wapang TNI meminta para Pangdam, Danrem, Dandim, dan Babinsa memastikan setiap titik yang akan diresmikan benar-benar siap beroperasi sehingga dapat langsung memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan arahan Kasdam IX/Udayana dan penekanan dari Asintel Kodam IX/Udayana kepada seluruh satuan jajaran. Dalam penekanannya, seluruh personel diminta menjaga tertib administrasi, memastikan seluruh dokumen bersih dan jelas, serta memperkuat komunikasi dengan masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama. Selain itu, satuan di wilayah diminta mampu menyajikan data dan fakta yang akurat guna menangkal berbagai opini negatif terkait pembangunan KDKMP, serta menggandeng media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi positif mengenai program pemerintah yang didukung TNI.
Pada kesempatan tersebut, Kasrem 161/Wira Sakti melakukan pengecekan ulang terhadap jumlah KDKMP yang telah siap beroperasi di wilayah Korem 161/WS. Dandim 1604/Kupang melaporkan bahwa terdapat 10 titik KDKMP di wilayah Kodim 1604/Kupang yang telah mencapai progres 100 persen. Namun, untuk tahap peluncuran pada Juli atau Agustus 2026, terdapat tiga titik yang dinyatakan siap operasional, yakni KDKMP Desa Fatukanutu, Desa Manusak, dan Desa Oemofa. Dandim juga meneruskan arahan Tim Pengawas PT. Agrinas Pangan Nusantara agar lokasi KDKMP yang belum memiliki sumber air bersih dari PDAM maupun sumur bor dapat memanfaatkan suplai air tangki atau penampungan air hujan sebagai solusi pendukung operasional. *(Pendim1604)*.
No comments yet.