Buleleng – Kamis, 11 Juni 2026 dalam rangka memastikan kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Babinsa Desa Pemaron, Sertu Waras Yosoa, bersama tim kesehatan dari Puskesmas Buleleng II yang diwakili oleh Bidan Desa Pemaron, Ibu Candra, melaksanakan monitoring dan pengecekan di Dapur MBG Desa Pemaron, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Kamis (11/6).
Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses pengolahan makanan berjalan sesuai standar kesehatan dan kelayakan konsumsi sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat.
Dapur MBG Desa Pemaron berada di bawah pengelolaan SPPG Desa Pemaron yang dipimpin oleh Made Febri Hariadnyana, bekerja sama dengan Yayasan Githa Krisna Karya Mandiri, yang beralamat di Jalan Pahlawan, Dusun Dauh Margi, Desa Pemaron, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.
Dalam pelaksanaannya, proses produksi makanan dilakukan secara bertahap, mulai dari penerimaan bahan baku, persiapan, proses memasak hingga pendistribusian. Tahapan kegiatan meliputi Pukul 13.00–15.00 WITA : Penerimaan dan pengecekan bahan baku,Pukul 16.00–21.20 WITA : Persiapan bahan makanan, Pukul 02.00–08.00 WITA : Proses memasak, Pukul 07.30–08.30 WITA : Pendistribusian makanan kepada penerima manfaat.
Pada hari tersebut, sebanyak 2.360 paket makanan bergizi berhasil disiapkan dan didistribusikan kepada siswa di 11 sekolah, serta kelompok Balita, Ibu Hamil (Bumil), dan Ibu Menyusui (Busui) di wilayah Desa Pemaron dan sekitarnya.
Penerima manfaat meliputi siswa dari SD Negeri dan TK di Desa Pemaron, Baktiseraga, Banyuasri, dan Tukadmungga, serta 134 balita, 18 ibu hamil, dan 60 ibu menyusui.
Adapun menu yang disajikan terdiri dari Nasi putih, Crispy Chicken Steak, Tahu kecap, Mix vegetable dan Buah semangka.
Hasil monitoring menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan mulai dari proses pengolahan hingga pendistribusian makanan berjalan dengan baik, tertib, aman, dan lancar. Kehadiran Babinsa dan tim kesehatan diharapkan dapat terus mendukung kualitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat, khususnya anak-anak, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
No comments yet.