NTT-TTU., Harapan masyarakat Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, untuk memiliki akses penghubung yang aman dan layak semakin mendekati kenyataan. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dikerjakan secara gotong royong oleh personel Kodim 1618/TTU bersama warga setempat terus mengalami kemajuan signifikan.
Berdasarkan pantauan di lokasi pembangunan, kamis (11/6), pekerjaan saat ini difokuskan pada pemasangan kawat jaring harmonica di sepanjang sisi jembatan. Tahapan tersebut merupakan bagian dari pekerjaan lanjutan setelah pemasangan berbagai komponen utama konstruksi yang sebelumnya telah berhasil diselesaikan.
Sejak pagi hingga sore hari, personel TNI dan masyarakat terlihat bekerja tanpa mengenal lelah.
Mereka saling membantu memasang, mengencangkan, dan menyesuaikan posisi kawat jaring agar terpasang dengan rapi serta memenuhi standar keamanan yang diharapkan. Kekompakan yang terjalin selama proses pengerjaan menjadi pemandangan yang menggambarkan kuatnya semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat.
Pemasangan kawat jaring harmonica memiliki fungsi penting dalam konstruksi jembatan. Selain berperan sebagai pagar pengaman bagi pengguna, komponen tersebut juga membantu memberikan perlindungan tambahan pada sisi jembatan sehingga masyarakat dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda sendiri sangat dinantikan oleh masyarakat. Selama ini, akses yang menghubungkan sejumlah wilayah di sekitar Desa Kiuola kerap mengalami kendala, terutama saat musim hujan dan debit air sungai meningkat. Dengan hadirnya jembatan tersebut, mobilitas warga dipastikan akan menjadi lebih mudah dan efisien.
Komandan Kodim 1618/TTU, Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas semangat personel dan masyarakat yang terus bergotong royong mendukung percepatan pembangunan.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan menunjukkan tingginya rasa memiliki terhadap pembangunan yang sedang dilaksanakan. Hal tersebut menjadi modal penting untuk menyelesaikan pembangunan hingga tuntas sesuai harapan bersama.
“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk kepedulian dalam membantu masyarakat memperoleh akses yang lebih baik. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan lancar hingga selesai sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Dengan progres yang terus bergerak maju, Jembatan Perintis Garuda diharapkan segera dapat digunakan oleh masyarakat. Kehadirannya diyakini akan membuka akses yang lebih luas, memperlancar aktivitas ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup warga di Desa Kiuola dan wilayah sekitarnya.
(PENDIM 1618/TTU)
No comments yet.