Buleleng, 27 Juni 2026 – Babinsa Desa Alasangker, Serma Ngh. Sukepada, bersama Bhabinkamtibmas, Pecalang Umat Buddha Jigrabala, serta Pecalang Banjar Adat Alasangker melaksanakan pengamanan dan pengawasan kegiatan Upacara Santuthi Citta yang berlangsung di Vihara Giri Manggala, Desa Alasangker, Sabtu (27/6/2026) pukul 16.00 WITA.
Upacara keagamaan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan tokoh agama, di antaranya Kelian Desa Adat Bale Agung Tenaon Alasangker beserta Kelian Banjar Adat Alasangker, Perbekel Desa Alasangker bersama para Kelian Banjar Dinas, Bhikkhu Suci Rano Mahathera selaku pemimpin upacara, para Romo dari vihara se-Kabupaten Buleleng, pengurus vihara, Ketua WALUBI Kabupaten Buleleng, tokoh masyarakat, umat Buddha se-Kabupaten Buleleng, serta unsur TNI-Polri.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persembahyangan yang dipimpin oleh Bhikkhu Suci Rano Mahathera, dilanjutkan dengan sambutan dari para tokoh, penampilan tari, dan diakhiri dengan ramah tamah sebagai wujud mempererat kebersamaan.
Upacara Santuthi Citta merupakan ungkapan rasa syukur umat Buddha se-Kabupaten Buleleng atas terselenggaranya rangkaian Hari Raya Waisak 2570 BE yang berlangsung aman dan lancar pada 31 Mei 2026 lalu, yang dipusatkan di Vihara Giri Manggala, Desa Alasangker. Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat tali silaturahmi, persaudaraan, dan semangat toleransi antarumat beragama.
Dalam pelaksanaan tugasnya, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas tidak hanya melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas, tetapi juga aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat dan tamu undangan. Mereka menyampaikan imbauan kamtibmas agar seluruh pihak bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.
Berkat sinergi antara aparat keamanan, pecalang, panitia, dan seluruh peserta, rangkaian Upacara Santuthi Citta berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan penuh khidmat.
No comments yet.