Buleleng, Hari pertama Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 yang berlangsung meriah di Gedung Sasana Budaya, Kelurahan Paket Agung, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Kamis (3/7). Kegiatan yang mengusung tema “Stri Sasana: Energi Keseimbangan Semesta” ini mendapat pengamanan dari Babinsa Paket Agung Pelda Ketut Sunarta beserta Bhabinkamtibmas, dan pecalang.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG dan dihadiri sekitar 200 peserta, terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, penulis, budayawan, sponsor, serta masyarakat.
Berbagai kegiatan mewarnai hari pertama festival, mulai dari lomba baca puisi tingkat SD se-Bali, kuliah umum, diskusi panel, bedah buku, workshop, hingga pertunjukan teater dan pembacaan puisi oleh penulis mancanegara. Dalam sambutannya, Bupati Buleleng menegaskan pentingnya festival ini sebagai ruang memperkuat literasi, melestarikan budaya, serta membangun kolaborasi lintas komunitas.
Seluruh rangkaian kegiatan hari pertama berakhir pukul 22.00 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Festival akan berlanjut hingga 5 Juli 2026 dengan beragam agenda literasi dan kebudayaan lainnya.
No comments yet.