NTT—ALOR—, Pelaksanaan Program Bhakti TNI AD untuk Rakyat di Kabupaten Alor terus menunjukkan progres yang positif. Pada Selasa, 7 Juli 2026, pembangunan jembatan gantung yang berlokasi di Mainang, Desa Welai Selatan, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor, kembali dilaksanakan sebagai bagian dari upaya TNI AD membantu meningkatkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.
Jembatan gantung tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Welai Selatan dengan Desa Tominuku. Pembangunan jembatan direncanakan memiliki panjang 30 meter dengan lebar 1,5 meter, sehingga diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah aktivitas ekonomi, serta meningkatkan akses terhadap pelayanan pendidikan dan kesehatan.
Pada pelaksanaan kegiatan hari ini, personel TNI AD bersama para tukang dan masyarakat melaksanakan pemasangan hanger (pengait) jembatan gantung serta pengecatan konstruksi jembatan. Tahapan pekerjaan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian pembangunan agar jembatan memiliki konstruksi yang kuat, aman, dan siap digunakan oleh masyarakat.
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Kapten Inf Semuel Ulle selaku Koordinator Pembangunan Jembatan Gantung, didampingi Babinsa Desa Welai Selatan Kopda Samdia Jenkari, para tukang jembatan, serta masyarakat setempat yang secara aktif bergotong royong bersama personel TNI AD. Sinergi yang terjalin mencerminkan semangat kebersamaan dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi warga.
Dandim 1622/Alor, Letkol Czi Arya Darma, S.T., menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan personel TNI AD dan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan Program Bhakti TNI AD untuk Rakyat, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan infrastruktur yang mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Alor.
(Pendim1622/Alor)
No comments yet.