NINGGEYAGIN, LANNYJAYA – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha (SWY) Koops TNI Habema kembali menorehkan bakti nyata di tanah Papua. Melalui Pos Titik Kuat (TK) Ninggeyagin, prajurit TNI tidak hanya menjalankan misi pengamanan wilayah, tetapi juga hadir membawa sentuhan kemanusiaan melalui pelayanan kesehatan, komunikasi sosial (Komsos), dan pembinaan teritorial (Binter) terbatas bagi masyarakat Kampung Ninggeyagin. Rabu (22/7/2026).
Kehadiran lima belas prajurit TNI yang dipimpin oleh Bamin Log Sertu Muh Rifky Wahyu Aprelian, disambut antusias dan penuh kehangatan oleh warga setempat. Selain memastikan keamanan perimeter kampung, tim kesehatan pos yang digawangi oleh Bakes Serda Ade Putra langsung memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis untuk menjawab keterbatasan akses fasilitas medis di wilayah tersebut.
Komandan Pos (Danpos) TK Ninggeyagin, Lettu Inf Sahli, menjelaskan bahwa kegiatan patroli simpatik yang ini mengedepankan pendekatan kemanusiaan (humanis).
”Kami ingin memastikan bahwa kehadiran prajurit di TK Ninggeyagin tidak hanya memberikan perlindungan keamanan, tetapi juga menjadi solusi atas kesulitan warga, terutama dalam hal kesehatan yang sangat terbatas di sini. Senyum dan rasa syukur masyarakat saat menerima pengobatan adalah energi dan kebanggaan terbesar bagi kami di lapangan,” ujar Lettu Inf Sahli.
Di tempat terpisah, Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., turut memberikan pernyataan yang menegaskan pentingnya pendekatan heroik dan humanis dalam setiap penugasan prajuritnya.
”Tugas sejati kita di daerah operasi bukan sekadar memanggul senjata untuk menjaga kedaulatan, melainkan merangkul dan memenangkan hati rakyat. Kehadiran prajurit Yonif 742/SWY harus menjadi pelita yang membawa kedamaian, rasa aman, sekaligus kesejahteraan bagi saudara-saudara kita di Papua. Negara hadir merawat warganya melalui tangan-tangan tulus prajurit di ujung timur Indonesia,” tegas Letkol Inf Dedi.
Patroli terpadu yang menyasar titik koordinat Kampung Ninggeyagin ini berjalan lancar tanpa hambatan. Warga setempat menyatakan rasa syukur mendalam karena merasa sangat terlindungi dan tertolong oleh layanan medis gratis tersebut.
Tepat pukul 11.00 WIT, seluruh personel kembali ke Pos TK Ninggeyagin dalam keadaan aman dan lengkap, menutup tugas hari itu dengan jejak pengabdian yang membekas di hati masyarakat Ninggeyagin.
No comments yet.