rossa • Agu 13 2026 • 3 Dilihat

Sumbawa Barat — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Rapat Koordinasi Darurat Kekeringan Tahun 2026 sebagai langkah antisipasi dan penanganan dampak musim kemarau yang berpotensi menyebabkan kekurangan air bersih, gagal panen, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Rapat berlangsung pada Rabu (12/8/2026) pukul 09.00 WITA, bertempat di Aula Gili Kenawa Lantai 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang. Kegiatan dipimpin langsung Sekda Sumbawa Barat, Drs. H. Khairu Jibril, M.Si., dan dihadiri sekitar 30 peserta dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, serta instansi teknis terkait.
Sekda Sumbawa Barat menekankan pentingnya integrasi kebijakan dan penguatan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana kekeringan. Menurutnya, setiap instansi perlu memetakan kemampuan, sumber daya, dan langkah yang dapat dilakukan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Koordinasi tersebut juga diarahkan untuk memastikan dukungan terhadap masyarakat terdampak dapat dilakukan secara cepat dan tepat, baik dalam bentuk logistik, sarana prasarana, tenaga di lapangan maupun sistem komunikasi dalam situasi krisis.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) bantuan logistik, mulai dari penerimaan, koordinasi, penyaluran, distribusi hingga pemantauan bantuan. SOP tersebut diharapkan menjadi pedoman bersama agar setiap unsur memahami tugas dan mekanisme penanganan ketika terjadi kondisi darurat.
Dalam paparan BPBD, disampaikan bahwa kondisi cuaca dan rendahnya curah hujan berpotensi menyebabkan musim kemarau lebih kering dan panjang. Dampaknya antara lain meningkatnya risiko kekeringan meteorologis, krisis air bersih, gangguan sektor pertanian, serta potensi Karhutla.
Sebagai langkah mitigasi jangka pendek, sejumlah upaya disiapkan, di antaranya pendistribusian air bersih menggunakan armada tangki, pemasangan tangki dan tandon air portabel di lokasi terdampak, koordinasi penanganan darurat lintas instansi, serta kemungkinan dukungan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) apabila memenuhi persyaratan dan terdapat potensi awan hujan.
Selain itu, bantuan pangan dan dukungan ekonomi bagi masyarakat, khususnya petani yang mengalami gagal panen, juga menjadi bagian dari langkah penanganan dampak kekeringan.
Sementara itu, Kapolres Sumbawa Barat mengingatkan bahwa kondisi kemarau panjang turut meningkatkan potensi Karhutla. Faktor manusia menjadi salah satu perhatian utama, terutama aktivitas pembakaran lahan serta kelalaian yang dapat memicu munculnya titik api.
Pada kesempatan tersebut, Pasi Ter Kodim 1628/Sumbawa Barat Lettu Arh Ahmad Abduh juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, tidak hanya di kawasan hutan dan lahan tetapi juga di lingkungan permukiman.
Masyarakat diimbau memastikan kompor benar-benar dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah. Selain itu, bara api atau kayu yang telah dibakar harus dipastikan benar-benar padam dan sebaiknya disiram dengan air untuk mencegah bara kembali menyala akibat hembusan angin.
Kodim 1628/Sumbawa Barat juga akan terus mendorong kegiatan komunikasi sosial dan edukasi kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesadaran serta kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan dampak kekeringan.
Melalui rapat koordinasi tersebut, seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mengidentifikasi wilayah terdampak, menentukan kebutuhan prioritas, khususnya pemenuhan air bersih, serta menyusun langkah penanggulangan kekeringan secara cepat, terpadu, dan tepat sasaran.
Kegiatan rapat selesai pada pukul 10.30 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman serta lancar.
(Pendim 1628/KSB)
Sumbawa Barat — Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan pengelola...
Lombok Timur — Kebakaran lahan milik warga terjadi di Dusun Sanubaya Timur, Desa Labuhan Lombok, K...
Lombok Timur – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Pringgabaya K...
Sumbawa Barat — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, personel piket Koramil 16...
Sumbawa Barat — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel pike...
Sumbawa Barat — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Rapat Koordinasi Darurat Kekeringan T...

Sumbawa Barat, NTB – Dalam rangka mendukung kegiatan keagamaan di wilayah binaan, Babinsa Desa Bukit Damai a.n. Kopda Achmad Fahri menghadiri ...
Kilo, NTB – Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan Babinsa Desa Mbuju, Sertu Mashudi, bersama Kepala Desa Mbuju, staf desa, dan masyarakat D...
Sumbawa Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Babinsa Koramil 1628-04/Poto Tano, Kodim 1628/...
Memasuki hari kedua program TMMD ke-128 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1623/Karangasem di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Personil TNI dan warga se...
ROTE NDAO – Komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan Kampung Desa Kuat Mandiri Pangan (KDKMP) terus diwujudkan melalui pendampingan...

No comments yet.