NTT-KUPANG, – Pgs Kasdim 1604/Kupang Mayor Caj Oktavian Histyanton bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Jenazah Alm. Kopka Sumardin, NRP 31010818120781, Jabatan Babinsa Desa Kotabes, Kecamatan Amarasi, Kodim 1604/Kupang. Upacara berlangsung di rumah duka, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, sebelum jenazah diberangkatkan menuju Bandara El Tari Kupang. Bertindak sebagai Komandan Upacara Pgs. Danramil 1604-05/Sulamu Kapten Inf Komang Budiana, sedangkan Perwira Upacara Pasiren Kodim 1604/Kupang Kapten Inf I Ketut Sabda Andika, dan diikuti sekitar 30 personel Kodim 1604/Kupang. Selasa Dini hari (25/08/2026).
Dalam pelaksanaan upacara, personel yang terlibat terdiri dari satu kelompok gabungan Perwira Menengah dan Perwira Pertama, satu kelompok gabungan Bintara dan Tamtama tanpa senjata, satu kelompok gabungan Bintara dan Tamtama bersenjata, dua orang pembawa karangan bunga, satu orang pembawa foto, serta satu regu pengantar kehormatan. Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat sebagai bentuk penghormatan terakhir serta penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum selama menjalankan tugas sebagai prajurit TNI AD.
Pgs Kasdim 1604/Kupang Mayor Caj Oktavian Histyanton menyampaikan bahwa upacara pemberangkatan jenazah tersebut merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan institusi TNI AD kepada almarhum yang telah mengabdikan diri dalam menjalankan tugas sebagai Babinsa. “Kami keluarga besar Kodim 1604/Kupang turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Semoga segala pengabdian dan amal baktinya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ungkapnya.
Usai upacara, jenazah Alm. Kopka Sumardin diberangkatkan dari rumah duka menuju Bandara El Tari Kupang menggunakan mobil ambulans RS TK III Wirasakti Kupang. Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. Selanjutnya, jenazah akan diberangkatkan menggunakan pesawat dari Bandara El Tari Kupang menuju Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, untuk dimakamkan di tanah kelahirannya. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan-rekan prajurit, serta masyarakat yang selama ini mengenal pengabdiannya sebagai Babinsa. *(PENDIM1604)*
No comments yet.