Gianyar – Petak, Kamis (27/8/2026) Rangkaian Upacara Pitra Yadnya/Ngaben Masal di Banjar Adat Dalem Tenggaling, Desa Petak Kaja, memasuki tahapan adat Ngening yang dilanjutkan dengan nyiraman atau pembersihan sawe. Sebanyak 17 sawe dipersiapkan untuk mengikuti rangkaian upacara puncak yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, di Setra Adat Dalem Tenggaling.
Prosesi yang melibatkan keluarga pengarep sawe bersama krama Adat Dalem Tenggaling tersebut diikuti sekitar 400 orang. Besarnya jumlah warga yang terlibat membuat pengaturan dan pengamanan menjadi bagian penting agar setiap tahapan dapat berlangsung tertib, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan prosesi adat.
Babinsa Desa Petak Kaja Koramil 1616-01/Gianyar Sertu I Made Mawa bersama Bhabinkamtibmas Desa Petak Kaja Aiptu Anak Agung Gede Anom Putra, S.H., bersinergi dengan Pecalang Banjar Adat Dalem Tenggaling melaksanakan pengamanan selama kegiatan berlangsung. Kehadiran aparat kewilayahan diarahkan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan aman tanpa mengurangi kekhidmatan prosesi adat.
Pendekatan komunikasi menjadi salah satu cara yang dilakukan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam mendukung kegiatan tersebut. Koordinasi dengan pecalang, keluarga pengarep sawe serta tokoh masyarakat terus dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya rangkaian upacara.
Rangkaian Ngening dan nyiraman/pebersihan sawe berlangsung dengan tertib dan lancar. Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang tetap berada di tengah-tengah masyarakat hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, sehingga warga dapat menjalankan prosesi dengan tenang dan penuh khidmat.
Pengamanan ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan kewilayahan dalam menjaga kondusivitas Desa Petak Kaja. Dengan komunikasi dan koordinasi yang terjalin baik, rangkaian Pitra Yadnya/Ngaben Masal yang akan diikuti 17 sawe diharapkan dapat berlangsung aman, tertib dan lancar hingga pelaksanaan puncak upacara.
No comments yet.