Gianyar – Ubud, Selasa (1/9/2026) Percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia menjadi perhatian serius jajaran TNI. Bertempat di Gedung KDKMP Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P., mengikuti Vidcon Rapat Lanjutan Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP di seluruh Indonesia yang dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 1616/Gianyar didampingi Babinsa Desa Peliatan Koramil 1616-02/Ubud Pelda I Made Ubuh serta Operator dari Staf Teritorial Kodim 1616/Gianyar Sertu Wayan Junaedi. Vidcon yang dimulai pukul 10.00 Wita tersebut membahas secara menyeluruh perkembangan pembangunan KDKMP sekaligus mengevaluasi berbagai kendala yang masih ditemukan di sejumlah wilayah.
Wakil Panglima TNI dalam arahannya menekankan pentingnya percepatan penyelesaian pembangunan KDKMP. Dari target 35.000 titik pada akhir September 2026, pembangunan yang telah tercapai mencapai 22.623 titik. Dengan target pembangunan yang lebih besar pada tahun ini, seluruh jajaran diminta meningkatkan pengawasan dan mengambil langkah nyata terhadap sejumlah proyek yang mengalami keterlambatan maupun kendala di lapangan.
Sejumlah wilayah menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut, di antaranya Bengkulu, Lombok Tengah dan Bangkalan. Para Danrem memaparkan perkembangan pembangunan, kendala yang dihadapi serta langkah-langkah yang telah dan sedang dilakukan untuk menyelesaikan proyek KDKMP yang belum rampung. Wakil Panglima TNI menegaskan agar kendala yang menyebabkan pembangunan terhambat segera ditangani melalui pengawasan dan pengendalian yang lebih optimal.
Dalam arahannya, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita juga menekankan pentingnya integritas seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan. Setiap jajaran diminta untuk melaksanakan pengawasan secara ketat, memastikan anggaran dan material digunakan sesuai peruntukan serta menghindari segala bentuk penyimpangan yang dapat menghambat penyelesaian pembangunan.
Selain melakukan evaluasi terhadap proyek yang sedang berjalan, rapat juga membahas upaya percepatan penyediaan lahan untuk pembangunan KDKMP. Lahan-lahan yang tersedia, termasuk aset yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, diharapkan dapat segera diinventarisasi dan diajukan sesuai mekanisme yang berlaku.













