BULELENG – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah kos di Jalan Pulau Bali, Gang 5, Lingkungan Sekar Sari, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 08.40 WITA.
Rumah kos tersebut diketahui milik I Wayan Kertih, yang berprofesi sebagai dosen Undiksha. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah di bagian belakang bangunan.
Berdasarkan informasi di lokasi, kobaran api bermula dari sisa pembakaran sampah yang diduga belum sepenuhnya padam. Api kemudian membesar dan merambat ke bagian bangunan rumah kos.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, petugas Damkar tiba di lokasi dan melakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran.
Berkat penanganan petugas dan bantuan warga, api akhirnya berhasil dikendalikan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, bangunan rumah kos mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Sementara itu, kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pemilik rumah dan pihak terkait.
Babinsa Kelurahan Kampung Baru Kopka Indra Saputra bersama tiga personel Koramil 1609-01/Buleleng melakukan monitoring dan pengecekan langsung di lokasi kebakaran.
Petugas juga berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, aparat kelurahan, petugas pemadam kebakaran, serta warga sekitar guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Selain membantu mengamankan lokasi, petugas mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area yang masih berpotensi membahayakan. Warga juga diminta lebih berhati-hati dalam melakukan pembakaran sampah, terutama di sekitar bangunan dan kawasan permukiman.
Pendataan awal terhadap dampak dan kerugian akibat kebakaran turut dilakukan. Hingga setelah kejadian, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak meninggalkan api atau bara dari pembakaran sampah tanpa pengawasan, mengingat api dapat dengan cepat merambat dan membahayakan bangunan di sekitarnya.
No comments yet.