BULELENG – Menanggapi laporan adanya warga yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD), aksi cepat tanggap dilakukan oleh jajaran TNI bersama Pemerintah Desa Pemuteran. Pada Kamis pagi (12/2/2026), Dusun Sendang Lapang menjadi titik fokus pelaksanaan pengasapan atau fogging massal sebagai langkah preventif memutus rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti.
Tepat pukul 08.00 WITA, Babinsa Desa Pemuteran, Serka Komang Sumiarta, turun langsung ke lapangan bersinergi dengan Kepala Dusun (Kadus) Sendang Lapang beserta staf desa. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan; munculnya kasus positif DBD di wilayah tersebut memicu alarm kewaspadaan bagi seluruh warga.
Dengan menyisir setiap sudut pemukiman, tim menyemprotkan asap insektisida ke area-area yang berpotensi menjadi tempat persembunyian nyamuk dewasa, mulai dari saluran air kering hingga halaman rumah warga.
Di sela-sela kegiatan fogging, Serka Komang Sumiarta menunjukkan sisi humanisnya dengan menyambangi rumah-rumah warga. Ia menekankan bahwa penyemprotan hanyalah langkah sementara, sedangkan kunci utama pencegahan ada pada pola hidup bersih.
“Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Perang sesungguhnya adalah melawan jentik nyamuk. Saya minta warga jangan lagi menggantung baju terlalu lama di luar, karena itu menjadi tempat favorit nyamuk bersarang,” tegas Serka Komang kepada warga setempat.
Beliau juga mengingatkan pentingnya gerakan 3M Plus secara mandiri :
– Mengubur botol bekas dan sampah plastik yang dapat menampung air.
– Menguras bak mandi secara rutin.
– Menutup rapat penampungan air bersih.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini diharapkan mampu menekan angka penyebaran DBD di Kecamatan Gerokgak, khususnya Desa Pemuteran. Kadus Sendang Lapang pun mengapresiasi kehadiran Babinsa yang dinilai mampu memotivasi warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
“Kebersihan lingkungan bukan tugas satu orang, tapi tanggung jawab kita bersama. Mari kita saling mengingatkan tetangga kanan-kiri agar lingkungan kita tetap sehat dan bebas dari ancaman nyamuk,” tutup Serka Komang sebelum mengakhiri kegiatan pada siang hari tersebut.
No comments yet.