Gianyar – Blahbatuh, Minggu (3/5/2026) Khidmatnya lantunan doa dan sakralnya suasana Pura Samuantiga menjadi saksi bersatunya unsur pemerintah, masyarakat, dan TNI dalam satu bingkai pengabdian. Di momentum penuh makna ini, kehadiran Danramil 1616-04/Blahbatuh Kapten Inf Wayan Sudana menegaskan komitmen TNI dalam mendukung setiap kegiatan keagamaan dan adat di wilayah binaan.
Mewakili Dandim 1616/Gianyar, Danramil turut menghadiri Upacara Penganyar oleh Pemerintah Kabupaten Gianyar yang digelar di Pura Samuantiga, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama serta kelestarian tradisi leluhur.
Rangkaian upacara diawali dengan bakti penganyar oleh para sulinggih, dilanjutkan dengan ngaturang ayahan yang diiringi pementasan tari rejang oleh ibu-ibu PKK. Suasana semakin khusyuk saat seluruh undangan dan masyarakat melaksanakan persembahyangan bersama dengan penuh bhakti.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Gianyar yang diwakili Asisten III Pemkab Gianyar I Ketut Pasek Lanang Sadia, tokoh Puri Ubud Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati, S.E., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gianyar beserta anggota, perwakilan OPD, unsur kepolisian, Perbekel Desa Bedulu, prajuru Pura Samuantiga, serta sekitar 500 masyarakat pengempon pura.
Melalui kehadiran Danramil, TNI menunjukkan peran aktifnya tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut menjaga nilai-nilai spiritual dan budaya. Dengan kebersamaan yang terjalin erat, seluruh rangkaian Upacara Penganyar dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.
(Pendim 1616/Gianyar)
No comments yet.