Bima – Selasa,(7 Juli 2026).Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., meresmikan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Kusta, Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Kegiatan yang dihadiri sekitar 30 orang tersebut berlangsung penuh khidmat dengan dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Pemerintah Kabupaten Bima, TNI-Polri, perwakilan BUMN, pihak swasta, pemerintah desa, serta seluruh Perwira Staf Kodim 1608/Bima sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Acara diawali dengan pembacaan doa, dilanjutkan laporan singkat mengenai pelaksanaan program RTLH. Dalam sambutannya, Plt. Camat Palibelo Muhammad Amin, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada Kodim 1608/Bima beserta seluruh sponsor dan mitra yang telah berkontribusi menyukseskan program tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI melalui program RTLH merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan hunian layak.
Sementara itu, Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., menyampaikan bahwa Program RTLH merupakan implementasi nyata kepedulian TNI AD terhadap kondisi sosial masyarakat. Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi bersama Pemerintah Daerah serta berbagai mitra, diharapkan bantuan rehabilitasi rumah ini dapat memberikan kenyamanan, rasa aman, serta meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Dandim juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga program tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penyerahan kunci rumah secara simbolis oleh Dandim 1608/Bima yang didampingi unsur Forkopimda Kota dan Kabupaten Bima, dilanjutkan dengan foto bersama. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan hunian yang layak serta memperkuat kepedulian sosial demi terciptanya kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Bima
No comments yet.