rossa • Jan 21 2026 • 119 Dilihat

Bangli – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Tembuku mengakibatkan terjadinya tanah longsor yang menutupi badan Jalan Provinsi Bangli–Tembuku. Kejadian tersebut berlangsung di barat perempatan Desa Jehem, Banjar Dinas Jehem Kelod, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Rabu (21/01/2026).
Material longsoran berupa tanah, lumpur, dan pepohonan dari tebing di sisi jalan menutup badan jalan sehingga mengakibatkan arus lalu lintas dari arah Bangli menuju Tembuku maupun sebaliknya tidak dapat dilalui.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Danramil 1626-03/Tembuku Kapten Cpl I Wayan Widana bersama Babinsa Desa Jehem dan anggota segera mendatangi lokasi untuk melaksanakan penanganan awal serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat proses pembersihan material longsor.
Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Koordinasi dilaksanakan bersama Dinas PUPR Provinsi Bali, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangli, serta aparat desa setempat guna membuka kembali akses jalan provinsi tersebut.
Danramil 1626-03/Tembuku Kapten Cpl I Wayan Widana menyampaikan bahwa kehadiran aparat kewilayahan merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian TNI dalam membantu masyarakat menghadapi bencana alam, “Begitu menerima laporan terjadinya tanah longsor yang menutup Jalan Provinsi Bangli-Tembuku, kami langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait. Prioritas utama adalah keselamatan pengguna jalan serta percepatan pembukaan kembali akses lalu lintas,” ungkap Danramil.
Proses pembersihan material longsor dilaksanakan secara gotong royong dengan menggunakan peralatan manual, alat berat, serta bantuan semprotan air untuk membersihkan lumpur yang menutupi badan jalan.
Berkat sinergi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, penanganan bencana tanah longsor dapat diselesaikan dengan cepat. Arus lalu lintas jalur Bangli–Tembuku kembali normal, aman, dan lancar.
Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana tersebut, “Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam penanganan bencana alam. Kami mengapresiasi seluruh unsur yang telah bekerja maksimal sehingga akses jalan dapat kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terganggu,” tegas Dandim.
Secara umum, kegiatan penanganan tanah longsor berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Kehadiran TNI melalui aparat kewilayahan di tengah masyarakat kembali menegaskan komitmen TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat serta mendukung pemulihan kondisi wilayah pascabencana.
(Pendim 1626/Bangli)
Buleleng — Suasana khidmat menyelimuti Balai Kemasyarakatan Kantor Perbekel Desa Penglatan ...
Malaka, NTT – Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Salore kembali ...
*SERIRIT, (29/04/2026)* — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kodim 1609/Bulele...
Malaka, NTT – Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Salore kembali ...
NTT – Sumba Timur. Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan (Hanpangan), Babinsa Kora...
NTT – Sumba Timur. Babinsa Koramil 03/Pahunga Lodu, Kodim 1601/Sumba Timur,Serma Daniel Umbu N...


Kodim 1614/Dompu melaksanakan Upacara Pembukaan Latihan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Makodim 16...
Gianyar – Senin (16/3/2026) Komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkotika di lingkungan lembaga pemasyarakatan kembali ditegaskan ...
Gianyar – Sukawati, Rabu (21/1/2026) Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab aparat kewilayahan dalam membantu masyarakat serta mengantisi...
Gentra News Bali – Mangupura, Dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Teguh Priyo Waso...
Plampang, Sumbawa — Dalam rangka mendukung program pembentukan Kompi Produksi di setiap Kodim, Danramil 1607-02/Empang, Kapten Cba Ruslan, mem...

No comments yet.