BULELENG – Mentari pagi di Desa Pemuteran belum terlalu menyengat ketika puluhan personel TNI, Polri, dan elemen masyarakat berkumpul di kaki Bukit Kursi, Senin (23/2/2026). Dengan semangat “Mari Kita Melestarikan Alam untuk Masa Depan,” sebuah aksi nyata dilakukan untuk menjaga paru-paru hijau Kabupaten Buleleng melalui penanaman ratusan bibit pohon produktif dan konservasi.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini bukan sekadar seremoni. Kehadiran Anggota Koramil 1609-08/Gerokgak yang dipimpin langsung oleh Danramil bersama 5 anggotanya, menunjukkan komitmen TNI AD dalam mendukung kelestarian lingkungan hidup, khususnya di wilayah teritorial Gerokgak.
Bukit Kursi, yang dikenal memiliki nilai spiritual bagi masyarakat setempat, menjadi fokus utama penghijauan kali ini. Kehadiran para tokoh penting mulai dari Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Camat Gerokgak, hingga jajaran Kapolsek Gerokgak, mempertegas bahwa urusan alam adalah tanggung jawab kolektif.
Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 680 bibit pohon ditanam secara serentak di area strategis bukit. Komposisi tanaman dipilih dengan cermat agar memberikan dampak ekologis sekaligus manfaat ekonomi jangka panjang:
– 300 Pohon Beringin & 300 Pohon Pulai: Berfungsi sebagai penyerap air dan penjaga struktur tanah agar terhindar dari erosi.
– 40 Pohon Mangga: Memberikan manfaat pangan dan ekonomi bagi warga sekitar.
– 40 Pohon Cendana India: Tanaman bernilai tinggi yang diharapkan dapat tumbuh subur di iklim Gerokgak.
Kesuksesan acara ini tak lepas dari keterlibatan aktif masyarakat lokal. Selain unsur Pemerintah, hadir pula perwakilan dari PT Wijaya Laksmi Buahna Agung, Perbekel dari tiga desa (Pejarakan, Pemuteran, dan Sumberkima), serta Pengepon Pura Bukit Kursi.
Yang paling mengesankan adalah partisipasi dari kelompok pengelola hutan:
– LPHD Sari Nadi (Pemuteran): 30 orang.
– LPHD Waha Makmur (Pejarakan): 15 orang.
– LPHD Whana Tirta Lestari (Sumberkima): 15 orang.
– Regu II MPA Bali Utara: 5 orang.
Warga dari Dusun Yeh Panes dan Dusun Kembang Sari juga bahu-membahu menggali lubang dan menanam bibit, membuktikan bahwa kesadaran lingkungan telah mengakar di tingkat akar rumput.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Koramil 1609-08/Gerokgak menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah investasi jangka panjang.
“Menanam satu pohon hari ini berarti memberikan nafas bagi generasi esok. Kami dari TNI akan selalu hadir mendukung setiap upaya konservasi alam demi kesejahteraan masyarakat Gerokgak,” ujarnya di sela-sela penanaman.
Kegiatan berakhir dengan suasana guyub dan penuh harapan. Dengan tertanamnya ratusan pohon ini, Bukit Kursi diharapkan tetap menjadi benteng alam yang asri, lestari, dan memberikan manfaat bagi ekosistem di Bali Utara.
No comments yet.