Kota Bima _ Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka persiapan Operasi Ketupat Lebaran Idul Fitri 1447 H tahun 2026. Acara yang bertema “Mudik Aman Keluarga Bahagia” ini berlangsung pada Jumat, 6 Maret 2026, pukul 08.00 WITA di ruang vicon Polres Bima Kota, Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Monggonao, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Rakor dipimpin langsung oleh Kapolda NTB dan dihadiri sekitar 15 perwakilan dari instansi terkait.
Dalam sambutannya, Kapolda NTB menyampaikan terima kasih atas partisipasi seluruh instansi dan menekankan pentingnya mitigasi bencana terpadu. Ia meminta respons cepat terhadap kejadian seperti longsor dan banjir dengan target waktu kurang dari 30 menit serta fokus pada keselamatan pengendara motor melalui screening ketat di titik keberangkatan utama. Selain itu, Kapolda juga mengajak masyarakat memanfaatkan angkutan umum dan mudik gratis demi kelancaran lalu lintas.
Asisten I Setda Provinsi NTB yang mewakili Gubernur NTB memberikan apresiasi atas kerjasama lintas instansi dan mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana dan human error selama musim mudik. Ia juga menekankan pentingnya pengamanan jalur mudik yang dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi agar arus mudik dan balik berjalan aman, nyaman, dan lancar.
Mewakili Danrem 162/WB, Kasie Ops Korem mengajak seluruh instansi untuk meningkatkan sinergi dalam melaksanakan tugas masing-masing, terutama dalam kesiapan jalur mudik dan keselamatan lalu lintas. Selain itu, materi dari Kemenag NTB memperkirakan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, dengan rincian waktu ijtimak dan kondisi hilal yang belum memenuhi kriteria visibilitas.
Diskoperindag Kota Bima juga hadir menyampaikan harapan agar harga kebutuhan pokok tetap stabil dan pasokan terpenuhi selama masa mudik dan lebaran. Operasi Ketupat Lebaran akan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan tujuan utama menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan seluruh masyarakat selama masa mudik.
No comments yet.